Home / Artikel / Ekonomi / News / Tekno

Selasa, 16 Maret 2021 - 20:12 WIB

Vivo Rajai Penjualan Smartphone di Pasar Indonesia

Vivo Rajai Penjualan Smartphone di Pasar Indonesia

Vivo Rajai Penjualan Smartphone di Pasar Indonesia

makobar.com – International Data Corporation (IDC) Indonesia menyampaikan smartphone Vivo kembali menjadi peringkat pertama dalam penjualan di Indonesia pada kuartal keempat tahun 2020. Vivo disebut mengandalkan jaringan luas unorganized retail channel yang masih beroperasi selama lockdown imbas Covid-19.

“Vivo mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar sepanjang tahun karena mengandalkan jaringan luas unorganized retail channel yang masih beroperasi selama lockdown. Vivo berfokus pada segmen low-end (US$100)” Dilansir dari cnn pada Selasa (16/3/2021)

Diposisi kedua ditempati oleh Oppo. IDC menilai Oppe mampu dengan cepat menyelesaikan masalah inventaris yang dihadapi di awal tahun dan pulih di semester kedua tahun 2020, terutama karena pasar ritel dibuka kembali setelah lockdown. Oppo disebut mempertahankan dominasinya di segmen mid-range (US$200)

Baca Juga  Korban Kebakaran Rumah di Tapteng Terima Bantuan Bupati

Di peringkat ketiga diduduki oleh Xiaomi yang telah memperluas jaringan distribusinya untuk memastikan ketersediaan produk yang lebih luas dan secara positif diuntungkan dari peraturan IMEI.

“Xiaomi juga memperluas pangsa di segmen kelas mid-range, didorong oleh seri Redmi Note 9 Pro dan pengenalan merk POCO di 2020,” kata IDC.

Keempat ditempati oleh Realme yang mempertahankan pertumbuhan tahunan yang sehat di setiap kuartal meskipun terhalang oleh masalah pasokan yang terbatas di paruh pertama tahun ini. Realme dinilai terus mengandalkan penawaran produk kelas low-end dan inisiatif pemasaran digital yang agresif.

Peringkat kelima ditempat oleh Samsung. IDC melihat perusahaan asal Korea Selatan itu memperkuat posisinya di segmen ultra-low-end

“Di sisi lain Samsung kesulitan untuk bersaing di pasar kategori kelas mid-range (US$200)”

Baca Juga  Polda Sumut Kawal dan Amankan Program Pembangunan Nasional

Dalam riset itu, IDC mencatat pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 11,7 juta unit pada kuartal keempat tahun 2020, menutup tahun 2020 dengan total 36,8 juta unit dan pertumbuhan tahunan 1 persen meskipun tertekan oleh Covid-19 hampir sepanjang tahun.

Pasar, kata IDC mengalami penurunan tajam sebesar -18 persen YoY di paruh pertama tahun 2020 karena lockdown diterapkan, tetapi dapat pulih dengan cepat di paruh kedua 2020 dengan mencatatkan pertumbuhan 19 persen YoY.

Market Analyst IDC Indonesia, Risky Febrian menilai tertahannya pembelian smartphone karena kekurangan pasokan dan penutupan ritel pada kuartal kedua tahun 2020 ditambah peningkatan utilitas smartphone untuk mendukung berbagai aktivitas stay-at-home menyebabkan pemulihan yang cepat sepanjang paruh kedua tahun 2020.

(mc/yud)

Share :

Baca Juga

bitcoin

Ekonomi

Bitcoin Berusaha Menembus Level US$60.000
Oknum Security PTPN II Penganiaya Ketua FUI Labuhan Deli Belum Ditangkap

News

Oknum Security PTPN II Penganiaya Ketua FUI Labuhan Deli Belum Ditangkap
Cimory Yogurt Squeeze, Pertama di Indonesia Dalam Bentuk Pouch yang Praktis

News

Cimory Yogurt Squeeze, Pertama di Indonesia Dalam Bentuk Pouch yang Praktis

News

Akademisi UMSU Tanggapi Pernyataan Kapolri Tentang UU ITE
Ilustrasi mata uang rupiah

Ekonomi

The Fed dan BI Hantui Kurs Rupiah
Gibran tantang Anies di Pilgub Jakarta

News

Gibran Bakal Tantang Anies di Pilgub Jakarta

Ekonomi

Saham Produk Prancis Anjlok Akibat Seruhan Boikot
IHSG Bertengger di Zona Hijau pada Senin (1/3/2021)

Ekonomi

Awal Perdagangan, IHSG Menguat 0,26% ke Level 5.092