Home / News

Senin, 21 September 2020 - 14:52 WIB

Unjuk Rasa di Polda Sumut, Ini Permintaan Keluarga Cokna

makobar.com – Ratusan orang mengaku keluarga almarhum Abdi Sanjaya Ginting alias Cokna melakukan aksi di Polda Sumut, Senin (21/9/2020) siang.

Kedatangan mereka meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin untuk mengusut dan menindak tegas oknum Polresta Deliserdang karena diduga telah menganiaya Abdi Sanjaya Ginting hingga tewas.

“Kami meminta kepada Kapolda Sumut agar menindak tegas seluruh oknum yang terlibat dalam kasus kematian almarhum Cokna,” ujar koordinator aksi, Yopi.

Selain itu, massa juga meminta kepada Kapolda Sumut agar menindak oknum polisi yang telah menyalahi dan melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 08 Tahun 2009.

“Kami juga meminta Kapolda Sumut untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum Sat Narkoba Polresta Deliserdang dan oknum polisi dari Sat Tahti Polda Sumut yang terlibat dalam konspirasi besar jaringan narkoba, sesuai apa yang diamanatkan Kapolri Jenderal Idham Azis,” teriak Yopi lagi.

Baca Juga  Polda Sumut Amankan 83 Orang dan 51 Kg Narkotika Jenis Sabusabu

Kemudian, massa juga meminta Kapolda Sumut untuk menghukum seluruh oknum polisi yang telah melakukan penganiayaan terhadap Abdi Sanjaya Ginting hingga tewas sesuai dengan hukuman dan aturan yang berlaku.

“Kami melihat langsung jenazah almarhum Abdi Sanjaya Ginting yang penuh luka lebam di sekujur tubuhnya. Kuat dugaan kami, Abdi Sanjaya Ginting bukan meninggal karena lemas dan penyakit bawaan, tapi meninggal karena dianiaya oknum polisi dari Polresta Deliserdang,” sebut Yopi.

Menurut mereka, keterangan Abdi adalah kunci guna mengungkap jaringan yang lebih besar lagi, tapi mengapa harus dibunuh.

“Jadi kami menduga adanya indikasi Polresta Deliserdang sengaja menghilangkan nyawa Abdi Sanjaya Ginting untuk memutus mata rantai pengungkapan kasus narkoba yang lebih besar lagi,” pungkas Yopi.

Baca Juga  Gawat Ilmuwan Sebut Efek Jangka Panjang Covid-19 Rusak Berbagai Organ

Sementara, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemmi Mandagi kepada wartawan, Senin (21/9/2020) mengatakan, pada prinsipnya saat ini pihaknya sedang menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting.

“Kita masih menunggu hasil otopsi jenazah korban dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting. Setelah ada hasilnya baru akan kita rilis kasusnya,” kata Yemmi.

Sementara, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menanggapi aksi massa tersebut mengatakan, penyampaian aspirasi itu sah saja.

Dia menyebut, terkait kematian Abdi Sanjaya, pihaknya telah melakukan penyelidikan.

“Laporan terkait kematian terduga narkoba itu sudah diproses di Propam dan Reskrimum. Saat ini, kita sedang menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit,” kata Nainggolan. (mc/fan)

Share :

Baca Juga

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana memberantas judi online

Hukum

Kominfo Butuh Anggaran 1 Triliun Untuk Berantas Judi Online?

News

Label Palestina Terhapus dari Google Maps. Ada Apa Ya?

News

Kader Demokrat Apresiasi Langkah Politik Akhyar
Dibekali Baterai 6000 mAh Realme C15 Pertama Hadir di Indonesia

News

Dibekali Baterai 6000 mAh Realme C15 Pertama Hadir di Indonesia

News

Tiga Polisi Gadungan Ditangkap Polda Sumut, Begini Kronologisnya
Tilang Elektronik Dirlantas Polda Metro Jaya Berlaku Hari Ini

Entertainment

Tilang Elektronik Dirlantas Polda Metro Jaya Berlaku Hari Ini

News

TAJDID.ID Hadir untuk Memberi Pencerahan kepada Umat

News

Rektor USU Dikabarkan Negatif Terpapar Virus Corona