Tim Pegasus Polrestabes Medan Tembak Pembunuh Waria
Tersangka Pembunuh Waria diamankan personel Polrestabes Medan.

Berita Medan – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru terpaksa menembak pembunuh waria, Minggu, (8/7/2018).

Dari pengungkapan tersebut, Tim gabungan berhasil menangkap seorang pria berinisial DES (21) di kawasan Jalan Karya Kecamatan Medan Barat.

Informasi yang berhasil dihimpun makobar.com menyebutkan, aksi nekat pelaku menghabisi nyawa BUD alias Ardila Putri di Hotel 61 Jalan Iskandar Muda Medan pada hari Sabtu 7 Juli 2018 lalu terungkap berdasarkan rekaman kamera CCTV.

Baca Juga : HUT Bhayangkara, Kapolsek Percut Jenguk Personel Sakit

“Penangkapan tersangka berdasarkan hasil analisa CCTV hotel yang diketahui bahwa tersangka menggunakan Honda Scoopy warna abu-abu, menggunakan sepatu warna hitam putih dan memakai jaket warna biru tua,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.

Lanjut dijelaskan Putu, setelah mengetahui ciri-ciri tersangka, polisi kemudian melakukan penyidikan dan pengejaran.
Tepat di depan minimarket, Tim Pegasus melihat seorang pria sesuai ciri-ciri pada rekaman kamera pengawas.

“Tim Pegasus langsung menangkap tersangka yang saat itu sedang berdiri,” ungkap orang nomor satu di Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Selanjutnya, mantan Kasubdit/III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut ini menerangkan, tersangka kemudian dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti yang digunakan menghabisi nyawa korban.

Baca Juga : Warga Aceh Ditangkap Pegasus Polsek Sunggal di Padangbulan

“Pada saat pengembangan mencari tali kabel yang digunakan untuk menjerat leher korban, tersangka berusaha kabur dan melawan polisi,” terang Putu.
Lalu, AKBP Putu menambahkan, Tim Pegasus memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan tersangka.

“Kemudian dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka,” tambahnya.

Sebelumnya, jasad waria ini pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel 61, Jalan Iskandar Muda Medan pada hari Sabtu 7 Juli 2018 kemarin.

Karena kamar yang digedor tidak dibuka, pegawai hotel bersama dua orang petugas keamanan hotel tersebut membuka pintu kamar dengan menggunakan kunci cadangan.
Setelah dibuka, pegawai dan petugas keamanan hotel mendapati korban dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban. (mc/Jam)