Home / News

Rabu, 28 Juli 2021 - 13:49 WIB

Tiga Tersangka Pembunuhan di Marindal di Dor Polisi

makobar.com – Pihak kepolisian Polsek Patumbak melakukan tindakan tegas dan terukur (tembak, red) bagian kaki tiga tersangka pembunuhan Abdul Dani (41), warga Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada Sabtu (24/7/2021).

Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles didampingi Plt Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti dan Kanit Reskrim, Iptu Sondi Rahardjanto, Rabu (28/7/2021).

Dia mengatakan ketiga tersangka ditangkap terpisah, di Langkat dan Kecamatan Namorambe, Deliserdang. Mereka berusaha menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

Dijelaskannya, peristiwa pembunuhan secara bersama itu diawali kedatangan korban bersama saksi Ali Wardana ke rumah tersangka Dwi Budi Lestari Widodo alias Bendot (33), Jalan Pertanian, Gang Sawah, Dusun IV Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada Kamis (22/7/2021) sore.

Baca Juga  Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Apresiasi 3 Team di Bulan Februari

“Kedatangan korban untuk menemui tersangka Bendot karena ada urusan galian dan spare part,” jelas Rafles.

Saat itu, kebetulan tersangka Hermansyah Darwis alias Darwis (37), datang ke rumah tersangka Erwin Francisco Barus (38), yang juga tetangganya di Jalan Pertanian, Gang Sawah Marindal I untuk mengambil sepeda motor Shogun yang disimpannya di kediaman temannya itu.

Ketika bertemu, korban langsung berteriak, “mana Bandot, mana Bandot”. Korban bersama saksi masuk ke rumah Bandot, disusul tersangka Darwis. Pertengkaran terjadi hingga korban mencekik dan memukul tersangka Bandot.

Karena itu, tersangka Darwis memukul wajah korban dua kali. Darwis kemudian lari ke rumah Erwin sambil meminta bantuan. “Bang Erwin bantu dulu ini Bendot”.

Mendengar itu, Erwin mengambil linggis dan mengejar korban. Sedangkan tersangka Bandot mengambil pisau dapur di rumahnya.

Baca Juga  Ketua DPW GANNAS Sumut Siap Berkolaborasi Pemko Medan Bersihkan Peredaran Narkotika

Naas, korban terjatuh lalu ditikam Bandot di bagian dada. Sementara Erwin menghantamkan linggis tersebut ke bagian kepala korban hingga terkapar bersimbah darah.

“Tersangka Darwin saat itu ingin juga mengejar, namun ditahan istrinya,” sebut Rafles.

Setelah itu, ketiga tersangka melarikan diri menggunakan Shogun yang belakangan diketahui bodong itu. Mereka kemudian berpencar, dua tersangka ke Kabupaten Langkat dan satu ke Kecamatan Namorambe, Deliserdang.

“Dari tersangka disita barang bukti, 1 unit sepeda motor Shogun, 1 linggis, 1 pisau, 3 handphone (HP), 1 kaos, 1 celana, dan 1 sandal. Polisi menerapkan pasal 338 subsidair pasal 170 Jo pasal 351 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman 20 penjara,” pungkas Rafles. (Dedi)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Medan Launching Kesawan City Walk dan e-Parking

News

Wali Kota Medan Launching Kesawan City Walk dan e-Parking

News

Jurnalis Medan Kembali Demo Walikota Medan Tuntut Untuk Minta Maaf
Polres LabuhanBatu Tangkap Residivis Pengedar Ganja

Hukum

Polres LabuhanBatu Tangkap Residivis Pengedar Ganja

News

Berikan Rasa Aman Polsek Medan Kota Dirikan Pospam di Medan Mall
Serap Aspirasi, Menteri Trenggono: Keberlanjutan dan Kesejahteraan Sama Pentingnya

News

Serap Aspirasi, Menteri Trenggono: Keberlanjutan dan Kesejahteraan Sama Pentingnya

Hukum

Lagi Asyik Dugem, Sekda Nias Utara Terciduk Bersama Wanita Bohay
ilustrasi bisnis

Ekonomi

4 Usaha Menjanjikan di 2021 Dalam Mendapatkan Cuan
Ilustrasi pemberian vaksin ( wahyudi/makobar.com)

Health

Ternyata Tidak Semua Orang Boleh Menerima Vaksin Covid-19