Berita Sergai – Dinas Pendidikan Sergai kembali tercoreng akibat ulah Repinna Marpaung guru kelas 4 SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai memaksa muridnya Wahyu untuk menjilati wc.

Kejadian itu, Jumat (9/3) lalu ketika Repinna minta seluruh murid kelas 4 untuk membawa tanah subur kesekolah. Namun Wahyu tidak membawa tanah subur sesuai dengan permintaan sang guru.

Akibatnya Wahyu disuruh untuk menjilati air dalam wc berada dikamar mandi sekolah tersebut. Wahyu sempat muntah akibat beberapa kali menjilati air dalam wc.

Hal itu dibenarkan Wahyu pada koran ini, Rabu (14/2) sekira jam 10.00 wib sebelum kejadian menimpa dirinya prihal dipaksa untuk menjilati air dalam wc.

“Aku gak bawa tanah subur jadi diminta pilih bawa nasi goreng apa jilati wc. Aku minta jilat wc,” cetusnya.

Dikatakannya, setelah itu dia dipaksa Repinna untuk menjilati air dalam wc beberapa kali. Karena tidak tahan akhirnya Wahyu sempat muntah.

“Nggak tahan maunya aku muntah,” bilang Wahyu.

Kasek SD Negeri 104302 tidak berhasil ditemui koran ini. Beberapa guru mengatakan, Kasek mereka sedang menghadiri rapat dikantor Dinas Pendidikan.

“Kepala Sekolah gak ada sejak pagi rapat dikantor Dinas,” kilah seorang guru di sana.(mc/ap)