Kemeriahan tarian Tao Toba Nauli secara kolosal oleh 800 orang anggota Pramuka kwartir cabang Pematangsiantar usai upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 90 tahun 2018 di apresiasi Wali Kota melalui wakilnya Togar Sitorus, SE, M selaku inspektur upacara di lapangan H Adam Malik, Senin (29/10/2018).
Kemeriahan tarian Tao Toba Nauli secara kolosal oleh 800 orang anggota Pramuka kwartir cabang Pematangsiantar usai upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 90 tahun 2018 di apresiasi Wali Kota melalui wakilnya Togar Sitorus, SE, M selaku inspektur upacara di lapangan H Adam Malik, Senin (29/10/2018).

Berita Terkini, makobar Kemeriahan tarian Tao Toba Nauli secara kolosal oleh 800 orang anggota Pramuka kwartir cabang Pematangsiantar usai upacara peringatan hari sumpah pemuda Ke-90 tahun 2018 di apresiasi Wali Kota melalui wakilnya Togar Sitorus, SE, M selaku inspektur upacara di lapangan H Adam Malik, Senin pagi (29/10/2018).

Diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh paskibra Kota Pematangsiantar dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Wakil Wali Kota diikuti seluruh peserta upacara, pembacaan UUD 1945 dan ikrar pemuda oleh KNPI dan FKPPI.

Dalam amanat Menpora RI Imam Nahrawi yang dibacakan Togar, dikatakan, hari ini kita memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018.

Baca Juga: Revitalisasi Manajemen Kepegawaian Pemko Siantar Diluncurkan

“Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda untuk membangun kesadaran kebangkita tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda,”ujarnya.

Sehingga menjadi pelopor pemuda Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini, komitmen kebangsaan mereka untuk satukan Bangsa ini harus kita teladani untuk membangun Indonesia. Hari Sumpah Pemuda kali ini mengambil tema “BANGUN PEMUDA SATUKAN INDONESIA”.

Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunain kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas kemhan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif.

Berkembang iformasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech pornograti, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya, apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara serta pengetahuan Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden Jokowi amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju.

Pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas berdaya saing.

Oleh karena itu Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu mempercepat terwujudnya pemuda yang maju, dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Tahun 2019 bangsa Indonesia akan mengelar hajat besar pesta demokrasi untuk menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Tk.I dan DPRD Tk. II.

Baca Juga: Cegah Jerat Hukum, Pemko Bersama Kejari Pematangsiantar Gelar Sosialisasi

Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umurm nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam PEMILU 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel, dan berkualitas.

Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia, ucap Wakil Wali Kota.

Pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-90 di kota Pematangsiantar dirangkai dengan atraksi tarian Tao Toba Nauli oleh 800 orang anggota Pramuka Kwartir Cabang Pematangsiantar dan pembagian hadiah pertandingan kegiatan HAORNAS ke XXXV tahun 2018.

Upacara ini dihadiri oleh FORKOPIMDA, Sekda Budi Utari, AP, Wakapolres Pematangsiantar J Sitompul, para pimpinan OPD, Camat beserta Lurah, anggota ormas, unsur organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar SMP/SMA, dan seluruh ASN dilingkungan Pemko pematangsiantar.(mc/min)