Home / News

Sabtu, 25 Juli 2020 - 17:16 WIB

Shohibul : Kepindahan Akhyar ke Demokrat harga mahal yang dibayar PDIP

Medan, makobar.com-Shohibul Anshor Siregar berpendapat, kepindahan Akhyar Nasution ke Demokrat, harga mahal yang dibayar PDIP karena memilih politik dinasti.

Hal tersebut disampaikan akademisi sosial politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) ini menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait hengkanganya Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dari PDI Perjuangan dan berpindah ke Partai Demokrat.

“Ini adalah harga yang cukup mahal yang mesti dibayar oleh PDIP karena memilih jalan politik dinasti. Bobby Nasution beroleh prioritas hingga mengorbankan petahana Akhyar Nasution,” ujar Shohibul, Sabtu, (25/7/2020).

Baca Juga  Unggul Sementara, Milenial Muda Bobby Nasution Akan Pimpin Warga Medan

Menurut Shohibul, tentu pastilah sangat berat bagi Akhyar Nasution yang dibesarkan dan sekaligus ikut membesarkan PDIP; pindah partai karena tak diberi tempat dan kesempatan untuk mendapatkan haknya sebagai kader.

“Ini tidak berhenti sampai di situ. Karena di internal PDIP tentu saja ada gejolak pro dan kontra. Bisa saja langkah Akhyar Nasution akan didukung oleh kader di grassroot, dalam arti berpartisipasi penuh memenangkannya meski tak ikut pindah partai,” jelasnya.

Baca Juga  Menkominfo Panggil Perwakilan Whatsapp - Facebook

Duka Akhyar, kata Shohibul, juga akan diterjemahkan penuh empati oleh halayak yang serta merta mengundang dukungan karena Akhyar dikorbankan.

“Kita tahu dua pilpres terakhir tak pernah memenangi Jokowi di Medan. Ada potensi keterusan dalam arti Bobby dianggap sebagai personifikasi Jokowi. Ini urusan pelik yang dihadapi PDIP dan Bobby Nasution serta tak terkecuali Jokowi,” pungkas Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatra Utara ini. (mc/Jam)

Share :

Baca Juga

ilustrasi penembakan

News

Seorang Pria Tembak Tamu sampai Tewas Karena Tak Pakai Masker
Empat pelaku curanmor

News

Empat Pelaku Curanmor Ditembak Petugas Polsek Patumbak, 4 Orang Lagi Masih Diburu
Ilustrasi whatsapp web

News

Cara Chat di WhatsApp Web Tanpa Menyimpan Nomor HP, Ikuti 5 Langkah Berikut

News

BKPRMI Ajak Umat Islam Boikot Produk Prancis

News

Roy Suryo Soroti Keterangan Jasa Marga soal CCTV Penembakan FPI
Ilustrasi pengetesan kepada pelancong. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

News

Dua Pengendara Positif Saat Rapid Test Antigen Random di Tol Cipularang – Cipali
Gowes keliling caldera

News

Karang Taruna Desa Sibisa Fun Bike Bersama BPODT

News

Polda Sumut Amankan 83 Orang dan 51 Kg Narkotika Jenis Sabusabu