Pulau Esanbe Hanakita Kojima berada di dekat Sarufutsu hilang (Google Map)

Berita Internasional, makobar.com – Sebuah pulau kecil tidak berpenghuni yang terletak di dekat pantai Sarufutsu, Hokkaido menghilang secara tiba-tiba.

Pemerintah Jepang memberi nama pulau itu dengan “Esanbe Hanakita Kojima” pada 2014. Esanbe Hanakita Kojima diberi nama sebagai upaya Jepang memperkuat kontrol hukum atas ratusan pulau terpencil serta memperluas zona ekonomi eksklusif (ZEE).

Hilangnya pulau tersebut diketahui oleh seorang penjaga pantai Sarafutsu, yang berjarak sekitar 500 meter. Dia tidak melihat pulau tersebut dari tepi pantai sejak pertengahan Oktober 2018.

Dilansir dari laman iNews, pulau itu terakhir disurvei pada 1987 saat ketinggiannya 1,4 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Keberadaan Esanbe Hanakita Kojima membuat batas wilayah ZEE Jepang menjadi semakin panjang dan berhadapan dengan wilayah Rusia.

Mengarah ke timur, Rusia mengontrol gugusan pulau yang disebut Moskow sebagai Kepulauan Kuril. Rusia mengklaim kepulauan itu di saat-saat terakhir Perang Dunia II. Namun Jepang tak mau kalah dan masih mengakui gugusan itu sebagai Northern Territories pada peta serta terus memperjuangkannya dari Rusia sejak 1945.

Baca Juga : Kesuksesan Asian Games 2018 Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Bidik Tuan Rumah Olimpiade

Berdasarkan keterangan penjaga pantai Jepang, keberadaan Esanbe Hanakita Kojima telah terdaftar dalam peta Jepang berdasarkan survei yang dilakukan pada 1975.

“Sekitar 10 tahun sejak 1975, ada pulau kecil di sekitar sana dan kami tidak menjamahi pulau tersebut,” ucap seorang nelayan di Sarufutsu, seperti dikutip dari Maritime Executive, Kamis (1/11/2018).

Pencarian pulau tersebut sedang dilakukan tim penjaga pantai Jepang gabungan.

Baca Juga : Jepang Matangkan Kerjasama 8 Bidang Pembangunan di Tebingtinggi

Pulau Esanbe Hanakita Kojima memiliki peran penting terkait batas laut serta dengan Rusia. Apabila pulau tersebut hilang, maka Jepang harus menarik mundur batas lautnya sejauh 12 mil ke arah Hokkaido.

Pulau tersebut hilang diduga akibat terendam air laut yang permukaannya naik akibat mencairnya es di kutub.

Hilangnya pulau-pulau kecil belakangan kerap terjadi di Pasifik Selatan. Baru-baru ini Kepulauan Solomon kehilangan lima pulau kecil tidak berpenghuni akibat terkikis dan tenggelam. (mc/min/inews)