Sergai, makobar.com-Satresnarkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) berhasil mengungkap jaringan narkotika jenis sabu-sabu dan terpaksa menembak seorang kurir barang haram tersebut.

Selain menindak tegas seorang kurir, Satresnarkoba Polres Sergai juga berhasil menangkap dua tersangka jaringan narkotika Medan-Sergai lainnya.

Informasi dihimpun di makobar.com di Mapolres Sergai menyebutkan, ketiga tersangka masing-masing Asian Tina (35), seorang ibu rumah tangga warga Lingkungan Randu Kelurahan Melati Kebon, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Wahyu Pradana alias Wahyu (20), warga Dusun II Desa Lestari Dadi, Kecamatan Pegajahan dan Sugianto alisa Sisu (41), warga Dusun II Desa Lestari Dadi, Kecamatan Pegajahan, Sergai.

Nama terakhir merupakan kurir narkotika yang ditembak peyugas karena berupaya kabur saat dibawa pengembangan.

Baca Juga :  Pengedar Narkotika 'Terbang' dari Atap Diringkus Polisi

“Terungkapnya kasus ini berdasarkan tindak lanjut dari laporan masyarakat pada hari Jumat, 3 Januari 2019 kemarin yang menyebutkan di lokasi tersebut ada seorang wanita yang mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang SH Mhum didampingi Kasatresnarkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH, Minggu, (5/1/2019).

Menindaklanjut laporan itu, lanjut dijelaskan mantan Kapolres Batubara ini, personel Satresnarkoba Polres Sergai langsung menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut.

“Dengan didampingi kepala lingkungan setempat, personel Satresnarkoba melakukan penggeledahan di kediaman Tina. Di situ, personel berhasil menyita empat paket klip sabu-sabu yang disimpan di dalam charger handphone,” jelas Kapolres.

Ketika diinterogasi, Kapolres menerangkan, Tina mengaku memperoleh barang haram tersebut dari Sugianto alisa Sisu yang saat itu tengah berada di kawasan Tembung menjemput sabu-sabu.

Baca Juga :  Kinerja Satres Narkoba Polres Sergai Meningkat

“Nah, beberapa saat kemudian, tersangka Wahyu yang mengaku disuruh Sisu datang menjemput uang ke rumah Tina,” terang AKBP Robinson.

Merasa lama menunggu Wahyu yang disuruhnya menjemput uang ke rumah Tina, Sisu mendatangi kediaman Tina.

“Melihat kedatangan Sisu, petugas yang sudah siaga langsung menyergap Sisu dan menemukan tiga paket sabu-sabu dan satu unit timbangan elektrik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Kapolres menybutkan, Sisu yang diinterogasi mengaku memperoleh sabu-sabu dari seseorang bernama Budi di kawasan Jalan Pancasila Pasar VII Tembung.

“Dengan sigap petugas langsung menuju Jalan Pancasila Pasar VII Tembung untuk menangkap Budi. Namun sesampainya di lokasi, Budi sudah tidak bisa dihubungi lagi,” sebut orang nomor satu di Mapolres Sergai ini.

Baca Juga :  Poles Sergai Gelar Bakti Sosial Kunjungan Kasih

Sembari menunggu kontak dari Budi, tambah Robin, personel kembali ke Perbaungan.

“Namun sayang, tersangka mencoba kabur dan terpaksa dihadiahi timah panas pada bagian kakinya. Sebab, tembakan peringatan yang diletuskan tidak diindahkan Sisu,” tambahnya.

Usai diamankan, kata AKBP Robin, tersangka berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Sergai untuk diproses.

“Para tersangka dijerat dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (mc/Jam)