Home / News

Senin, 19 Oktober 2020 - 18:25 WIB

Rutan Labuhan Deli Siapkan Tempat Agar WBP Berkreasi

makobar.com – Citra rumah tahanan (rutan) yang selama ini, memiliki kesan negatif di mata publik. Misalnya saja, Rutan selalu dipandang sebagai tempat yang menyeramkan dan penuh dengan kriminal, berbanding terbalik ketika mengunjungi rutan klas 1 Labuhan Deli yang berada di Jalan Titi papan, Kecamatan Medan Marelan.

Rutan yang berpenghuni kurang lebih 1400 warga binaan, di bawah kepemimpinan Nimrot Sihotang mencoba membuat satu gebrakan yang bertujuan, agar warga binaan pemasyarakatan (WBP) dapat mendapatkan penambahan skill hingga mampu mendapatkan nilai ekonomis.

Tak tanggung-tanggung, rumah dinas disulap menjadi sebuah bengkel dan berbagai macam tempat yang mampu memperkerjakan warga binaan yang menjalankan asimilasi.

Bukan saja bengkel, Nimrot menerangkan, laundry, jasa pangkas rambut, kantin, doorsmeer, jasa pengecatan kendaraan bermotor, menjahit, ternak ikan hias dan lainnya, juga dilakukan oleh warga binaan yang menjalani asimilasi dibawah naungan koperasi pegawai rutan klas 1 Tanjung Gusta Medan.

Baca Juga  Arab Saudi Gratiskan Biaya Perawatan Covid-19 Bagi TKI

“Ini semua yang bekerja merupakan warga binaan, hasil keuntungan yang didapat akan dibagi kepada negara, warga binaan yang berkerja serta ke kas koperasi”, ungkap Nimrot.

Sementara itu, dalam proses program tersebut ternyata tak berjalan dengan mulus yang artinya Nimrot pernah mendapatkan penolakan seperti diberi surat kaleng. Namun, penolak itu tak membuat Nimrot putus asa, dirinya tetap membacakan aturan kepada para warga binaan dan juga mantan warga binaan.

“Ada penolakan, sampai saya diberi surat kaleng lalu saya dikatakan pemimpin yang otoriter. Lalu dikatakan kerjaan kita bukan itu (karena pegawai negeri) ini kita kembali, kita baca aturan apa fungsi ASN sesuai UU ASN. Ini perlu kita refresh pemikiran warga binaan dan ini sebenarnya dari Kemenkumham, harus ada perubahan pola pikir dan juga ada perubahan budaya kerja. Nah, itu melalui pembangunan zona integritas di Pelabuhan Deli. Sekarang sudah berjalan dengan baik dan sudah maksimal. Saya yakin, Tuhan akan memberikan jalan keluar ketika kita berbuat baik, tidak ada sesuatu niat baik yang tidak bisa dijalankan. Puji Tuhan, hingga saat ini, kurang lebih ratusan warga binaan telah merasakan dampak positif dari program koperasi pegawai rutan klas 1 Labuhan Deli,” terangnya

Baca Juga  Di Medan, Dokter Kembali Meninggal Dunia Karena Covid-19

Salah satu warga binaan Dedi Roma mengatakan, dirinya sangat terbantu dengan adanya program penguatan skill yang ada di Rutan Klas 1 Labuhan Deli. Dedi yang memiliki skill menjahit, mampu mendapatkan uang saku, dari hasil menjahit yang dilakukannya.

“Dengan menjahit, di dalam rutan, saya tidak terasa dalam menjalani hukuman. Alhamdulilah saya bisa mendapatkan uang dari upah yang didapat untuk membantu keluarga saya dalam menjalani masa hukuman,” pungkasnya. (mc/fan)

Share :

Baca Juga

Artikel

Strategi Penghancuran NKRI
Asus Zenfone 7

News

Kamera Flip Dikabarkan Tetap Hadir Di Asus Zenfone Generasi Terbaru

News

FKPT Sumut Gelar Dialog Peran Perempuan Agen Perdamaian

News

Alumni SKPP 2020 Komitmen Kembangkan Pengawasan Partisipatif

News

Polisi Bagikan Air Mineral dan Masker Kepada Ribuan Buruh

News

Bawaslu Medan Minta KPU Maksimal Melakukan Coklit

News

Mahasiswa dan Pemuda Dukung Polres Tanjungbalai Wujudkan Kondusifitas

News

Ayo Nginap di Saka Hotel Hanya Rp 319 Ribuan Pakai KTP Aceh dan Nias