Berita Jakarta – Kamis (20/9/2018) berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) rupiah menguat 0,34% ke Rp14.839 per dollar AS dari posisi kemarin. Rupiah memanfaatkan pelemahan dollar Amerika Serikat (AS) untuk menguat.

Pukul 10.15 WIB, rupiah di pasar spot pun menguat 0,20% ke Rp 14.845 per dollar AS dari harga penutupan kemarin pada Rp 14.875 per dollar AS.

Hampir seluruh mata uang kawasan Asia pun menguat pada hari ini. Hanya yuan yang tercatat turun tipis terhadap dollar AS.

Sementara itu, indeks dollar terkoreksi dalam dua hari berturut-turut. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 94,45.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, kurs dollar AS berpotensi bergerak stabil terhadap beberapa mata uang utama dunia di tengah memanasnya perang dagang antara AS dan China.

Efek perang dagang juga mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar. Harga emas pada Rabu malam naik sebesar 0,5% menjadi US$ 1.203,4 per ons troi setelah China memberikan aksi balasan berupa kenaikan tarif terhadap produk AS sebesar US$ 60 miliar.

“Meningkatnya isu perang dagang membuat para investor sedikit khawatir dengan prospek ekonomi AS sehingga mendorong kenaikan harga emas sebagai aset safe haven menggantikan dollar AS,” papar Mikail, hari ini dalam riset.[kontan]