Home / News

Kamis, 21 Januari 2021 - 23:30 WIB

Residivis Pemilik Senjata Api Ilegal Diciduk Polsek Kutalimbaru

Residivis miliki senjata api

Residivis miliki senjata api

makobar.com – Pernah menjalani hukuman (residivis) atas kasus perampokan tak membuat Budiyanto Syahputra alias Putra (34) warga Jl Sei Mencirim Dusun V A, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, jera berbuat kriminal.

 

Pria pengangguran ini malah nekat menyimpan senjata api (senpi) ilegal dan menjualnya pada petugas. Alhasil, Putra pun diciduk Tekap Kutalimbaru dari lokasi yang tak jauh dari kediamannya bersama barang bukti 1 pucuk senpi jenis FN bersama 2 butir amunisi, 1 buah magazine dan uang tunai 300 ribu, Senin (11/1/2021).

 

Informasi yang dihimpun, penangkapan yang dilakukan petugas bermula dari informasi masyarakat yang resah akan aktivitas tersangka lantaran memiliki senpi ilegal. Dari situ petugas pun langsung melakukan penyelidikan.

Baca Juga  Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Kelilingi Dua Pasar Di Bali

 

“Jadi tersangka sempat mencoba senpi nya dengan meletuskan ke udara disekitar rumahnya dan membuat warga resah. Selanjutnya kita lidik dan lakukan undercover buy dengan berpura-pura membeli senpi tersebut dan memberi uang muka sebesar 500 ribu pada tersangka,” ucap Kapolsek Kutalimbaru, AKP H Surbakti didampingi Kanit Reskrim, Ipda Syafrizal dalam press rilisnya, Kamis (21/1/2021) siang.

 

Dijelaskan Surbakti, saat memberikan uang muka, tersangka tidak membawa senpi tersebut sehingga tidak bisa dilakukan penangkapan. Selanjutnya pihaknya kembali memberikan uang tambahan sebesar 300 ribu pada tersangka dan memintanya untuk membawa senpi tersebut.

 

“Setelah kita mengetahui tersangka membawa senpi, petugas kita yang sudah berada dilokasi langsung mengamankan tersangka tanpa perlawanan. Dari pemeriksaan tersangka mengaku mendapatkan senpi tersebut dari temannya Eko (DPO) dan hendak dijual seharga 5 juta,” terang Surbakti.

Baca Juga  Guru Besar USU Mangkir dari Panggilan Polda Sumut

 

Lanjutnya, jika dari hasil pemeriksaan tersangka memiliki 1 Laporan Polisi (LP) di Polsek Kutalimbaru atas kasus penggelapan sepeda motor. Dan senpi tersebut juga belum digunakan tersangka berbuat kejahatan.

 

“Saat ini kita masih mendalami keterangan tersangka dan mengejar rekannya yang DPO. Tersangka kita jerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas perwira dengan tiga balok emas dipundaknya ini. (mc/yud) 

Share :

Baca Juga

Hukum

Kapolri: Tersangka Kasus UU ITE Minta Maaf Tak Perlu Ditahan

News

Bawaslu Medan Sampaikan Hasil Pencermatan DPS kepada KPU

News

Mau Diberi Modal jadi Petani Sama Ridwan Kamil, Berikut Syaratnya
KPU Medan Tetapkan Bobby Nasution Jadi Wali Kota Medan Terpilih

News

KPU Medan Tetapkan Bobby Nasution Jadi Wali Kota Medan Terpilih
Mencari Kopi

News

Mencari Kopi, Kafe Berkonsep Bintang Lima dengan Harga Warkop

News

Ruang Isolasi Covid-19 RS Adam Malik Ditambah Sebanyak 33 Ruangan
Georginio Wijnaldum (AFP/Phil Noble/pool)

News

Inter Milan Ganggu Rencana Transfer Barcelona
Bakar Barang bukti rutan kabanjahe

News

Razia, Karutan Temukan 5 Sajam dan 22 Handphone