Berita Medan – Minggu (22/4/2018) Rumah Baca Lembah Ssibayak (RBLS) bersama anak-anak dari desa Doulu dan desa semangat gunung mengadakan mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut dilakukan selama 3 hari dengan berbagai aktivitas.

Arie selaku Volunteer Leader menjelaskan RBLS memang sudah mengagendakan dari jauh hari untuk kegiatan ini. Kegiatan ini kami buat dalam beberapa hari, yaitu dari tanggal 20-22 April 2018. Kegiatan yang dilakukan diantaranya melakukan aksi bersih sampah plastik bersama anak-anak lembah Sibayak yang kami lakukan pada tanggal 20 april 2018.

Dalam kegiatan tersebut anak anak melakukan aksi bersih sepanjang 350 meter dan mengangkut 200 kg sampah aksi bersih ini diikuti oleh 25 orang anak dan lokasi yang dibersihkan adalah jalan utama doulu-semangat gunung yaitu 150 meter sebelum rumah baca dan 150 meter sesudah rumah baca.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi anak-anak secara langsung untuk peduli pada kondisi bumi saat ini yang banyak ditumpuki oleh sampah, disamping itu kegiatan ini juga memupuk rasa gotong royong dan kerjasama.

“Dan pada tanggal 21 April kami mengadakan kegiatan lomba membuat dan membaca puisi bagi anak anak dengan tema, bumi dan lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah memupuk kreatifitas dan daya berfikir anak anak kita,” ungkapnya.

Seperti di ketahui bersama hari bumi di peringati setiap tanggal 22 April pada setiap tahunnya. Tujuannya agar masyarakat ikut aktif dalam menjaga keberlangsungan hidup di bumi.

Dan hari ini tanggal 22 april bertepatan hari minggu kami membuat kegiatan Wisata Literasi, pesertanya dari berbagai daerah di kecamatan berastagi yang diakomodir oleh ibu Andriana Br Sembiring, anak anak yang ikut dalam kegiatan ini adalah tingkat SD dan SMP.

Sebanyak 50 orang ikut dalam kegiatan ini. Selain kegiatan wisata literasi kegiatan lainnya juga dilakukan diantaranya penyuluhan lingkungan, senam sehat dan yoga serta pembagian hadiah bagi para pemenang lomba puisi.

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Rumah Baca Lembah Ssibayak, selain positif anak anak juga memiliki ruang untuk berkarya dan kreatifitas, salahsatunya senam yang saya bawakan ini dapat melatih otot dan melatih motoril kasar anak-anak,” paparnya.

Pada hari sebelumnya juga rumah baca juga membuat lukisan mural yang akan dipajang di sisi rumah baca dimana pada lukisan tersebut bertuliskan pesan Bumi Indah Tanpa Sampah.

“Kenapa sampah yang kami angkat, karena lokasi lembah Sibayak ini sangat indah namun para wisatawan yang datang ke tempat ini memiliki kebiasaan buruk dengan membuang sampah di jalan sehingga kesan yang timbul sitempat ini adalah lokasi wisata yang kumuh,” terangnya.

Dia berharap pesan yang kami sampaikan melalui mural ini bisa sampai ke masyarakat luas dan juga bagi masyarakat lembah Sibayak.