Medan, makobar.com – Pungli Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di 31 Sekolah sebesar Rp 72 juta, Tiga petinggi Kelompok Kerja Sekolah (K3S) Kecamatan Gebang Langkat, dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dengan denda Rp50 juta dan subsider 1 bulan kurungan.

Dalam amar putusan hakim, ketiga terdakwa terbukti melanggar pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHPidana.

“Menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara dengan denda Rp50 juta dan subsider 1 bulan kurungan kepada masing-masing terdakwa,” tutur Majelis Hakim yang diketuai Syafil Batubara, di Ruang Cakra V, Selasa (21/1/2020).

Diketahui, putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pasalnya, pekan lalu JPU Hendrik Sipahutar menuntut ketiga terdakwa dengan penjara selama 1 tahun 2 bulan.

Dengan denda Rp 50 juta dengan subsider 2 bulan kurungan.

Ketiga terdakwa masing-masing, Ketua K3S Nurmalinda Bangun, Sekretaris Bakhtiar dan Bendahara Agus Prayitno.

Dalam dakwaan dijelaskan, awal kejadian terjadi pada anggaran 2019 dimana APBN dianggarkan dana untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diperuntukan untuk SD, SMP dan SMA/SMK.

Bahwa di 2019, penerimaan dana BOS untuk kebupaten Langkat ada 581 Sekolah Dasar Negeri dengan total seluruhnya sebesar Rp15.439.200.000.

“Sedangkan khusus untuk Kecamatan Gebang ada 31 SD yaitu SD Negeri 056634 Air Tawar, SD Negeri 056025 Bukit Salak, SD Negeri 056023 Pasiran Paluh Manis, SD Negeri 050768 Air Hitam, SD Negeri 053991 Pasar Rawa, SD Negeri 050763 Gebang, SD Negeri 057227 Kebun Kelapa, SD Negeri 056635 Pasiran Air Hitam,” ungkap JPU.

Bahwa dari 31 Kepala SD Negeri yang ada di Kecamatan Gebang tersebut, dibentuk organisasi Kelompok Kerja Kepala Sekolah yang disingkat dengan sebutan K3S.

“Terhadap adanya bantuan pemerintah untuk SD berupa BOS, maka terdakwa Nurmalinda bersama dengan Agus dan bersepakat untuk mengkoordinir para kepala SDN penerima dana BOS di Kecamatan Gebang untuk dikutip dana-dana,” jelasnya.

Pengutipan ini guna pembelian berupa Plang sekolah, Spanduk bebas pungutan, Buku kegiatan ramadhan, Penggandaan naskah soal ujian tengah semester, Penggandaan naskah soal ujian akhir semester, Penggandaan naskah soal ujian try out kelas 6 , Foto Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat, Buku Agama Islam kelas 5 , Buku Matematika kelas 4, Buku Matematika kelas 2, Penggandaan kertas rapot. (mc/mas)