Berita Medan – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Pematang Siantar bayarkan satunan kepada dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Pematang Siantar , Rabu (24/4/2018).

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Pematang Siantar Deddy Irawan, menjelaskan , Kecelakaan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda. Peristiwa kecelakaan pertama terjadi pada 24 April 2018 Pukul 16.00 WIB di Jalan Umum KM 4-5 jurusan Tanah Jawa-Mandogei antara Angkutan Pedesaan CV Ganda Trans kontra Truck yang menyebabkan korban bernama Putra Silalahi (15) meninggal dunia.

“Setelah mendapatkan informasi terkait kecelakaan tersebut, petugas Jasa Raharja Surya Abdi Sastra langsung berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Pematang Siantar dan bergerak cepat untuk melakukan jemput bola untuk melengkapi dokumen ahli waris di Huta Baru, Nagori Saribu Asih, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun,”kata Deddy Irawan.

Lebih jauh dikatakannya, kami bergerak cepat mendatangi keluarga korban sebagai wujud quick respon kami untuk memberikan santunan meninggal dunia kepada ahli waris korban yang sah serta membantu dalam pengurusan kelengkapan administrasi.

“Melalui Cash Management System Bank BRI, santunan meninggal dunia telah ditransfer ke rekening ibu korban yang merupakan Ahli Waris korban sebesar Rp 50 juta tanpa dikenakan potongan dan biaya apapun,”jelasnya.

Selanjutnya kecelakaan kedua merupakan kecelakaan beruntun pada 24 april 2018 Pukul 19.30 WIB antara Bus Angkutan Umum CV Paradep Trans BK 7357 UD kontra Dump Truck TNKB dan Mobil Box BK 9107 MO di Jalan Umum Km. 16-17 arah Pematangsiantar-Medan. Akibat insiden tersebut 1 korban meninggal dunia dan 9 korban mengalami luka luka yang dirawat di RS Horas Insani Pematangsiantar, RS Mina Padi dan RS Colombia Asia Medan.

Mengetahui kejadian ini, petugas Jasa Raharaja, Chairul Ramadhan Nasution dan Surya Abdi Sastra bergerak cepat menuju TKP serta telah menjamin biaya perawatan 9 korban luka dengan menerbitkan Surat Jaminan kepada Rumah Sakit.

“Sesuai dengan UU 34/1964, kami telah menyampaikan kepada pihak Rumah Sakit bahwa, 9 korban kecelakaan tersebut mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp 20 juta. Sedangkan Korban meninggal dunia bernama Ibnu Sabil (25) warga Bukit Maraja, Nagori Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun diberikan satunan sebesar Rp. 50 juta yang diterima oleh keluarga korban,”ujarnya.

Atas kedua musibah ini ,kata Dedy Irawan, PT Jasa Raharja Cabang Pematang Siantar menyampaikan turut berduka cita. Semoga dana santunan yang diterima dapat bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan.

“Santunan yang dibayarkan oleh Jasa Raharja merupakan bukti nyata negara hadir dalam memberikan santunan kepada mereka yang mengalami musibah kecelakaan,” ungkapnya. (mc/ameq)