Berita Deliserdang – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Prananda Surya Paloh (PSP) melalui PSP Foundation menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli Serdang, Rabu (9/10/2018).

Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, mie instant, air mineral, serta Nutrisi bagi Balita dan Ibu Hamil diberikan ke beberapa posko salah satunya di Dusun 1, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan, Deliserdang.

Warga yang terkena musibah langsung menerima bantuan yang disampaikan Ketua Yayasan PSP Foundation, Gandi Manurung serta Erwan, Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang.

“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat yang menjadi korban banjir,” kata Gandi, melalui keterangan tertulis, Kamis (11/10/2018).

Disebutkannya, penyaluran bantuan ini melalui program gaji dan tunjanganku untuk Desa dan Kotaku yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Prananda Surya Paloh.

Dalam kesempatan itu, Gandi juga menyampaikan pesan Prananda kepada Pemerintah Daerah agar menyikapi permasalahan banjir yang sering terjadi di Desa Pematang Johar ini.

“Pak Prananda meminta agar pemerintah Kabupaten Deliserdang segera dengan cepat menanggapi persoalan banjir ini dengan serius. Karena, hal ini sudah sering terjadi dan sudah berulang kali,” sebutnya.

Anggota DPRD Deli Serdang, Erwan menambahkan daerah tersebut merupakan dataran rendah sehingga ketika musim hujan terjadj banjir.

Ia meminta agar instansi terkait agar mau membangun drainase. “Nanti akan kita usulkan Pemkab DeliSerdang terutama Dinas Perumahan dan Pemukiman supaya meninjau ulang terhadap drainase yang ada. Drainase yang ada sekarang harus ditata ulang karena besarnya air yang datang dengan drainase tidak sebanding untuk menampung air sehingga jalannya air terhambat,” jelasnya.

Camat Labuhan Deli, Syafii Sihombing mengaku banjir terjadi sejak dua hari lalu bersamaan dengan banjir rob atau air pasang yang datang dari laut .

“Pemerintah setempat dibantu warga sudah turun mengevakuasi korban banjir. Selain itu dapur umum juga sudah dibuat dibantu dengan warga,” katanya.

Pantauan di lokasi banjir setinggi 80 centimeter ini telah berlangsung sejak dua hari terakhir. Selain dikarenakan curah hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan robohnya tanggul sungai Batang Hulu.

Akibatnya, dari 200 kepala keluarga di desa tersebut harus mengungsi ke masjid dan sejumlah posko sementara yang di didirikan oleh Pemkab.