Home / Internasional

Senin, 26 April 2021 - 12:58 WIB

Presiden China: China Tidak Memiliki Niat untuk Meraih Hegemoni

Pesawat pembom dan jet tempur China. Foto/gma network

Pesawat pembom dan jet tempur China. Foto/gma network

makobar.com – China kembali pentingnya keadilan bagi seluruh umat manusia dalam pidatonya di Boao Forum for Asia.

“China tidak memiliki niat untuk meraih hegemoni hingga berjuang melalui perlombaan senjata,” Demikian dikatakan Presiden China XI Jinping.

Dalam kesempatan tersebut, seperti dikutip Reuters, Xi mengatakan, sistem pemerintahan global harus dibuat lebih adil.

Ia berharap, aturan yang ditetapkan oleh satu negara atau beberapa negara tidak dapat diterapkan pada negara lain.

“Membangun penghalang dan mendorong pemisaan akan merugikan orang lain dan tidak menguntungkan siapa pun,” kata Xi.

China telah sejak lama menginginkan reformasi pemerintahan global, di mana perspektif dan nilai dari banyak negara tercermin, bukan hanya beberapa negara besar saja.

China yang saat ini bisa dibilang sebagai salah satu kekuatan besar global, telah berulang kali pula terlibat perselisihan dengan rivalnya Amerika Serikat.

Baca Juga  WHO Beri Peringatan Keras, Vaksinasi Tak Merata Bisa Sebabkan Bencana Besar Baru

Bagi China, AS dianggap terlalu sering ikut campur dalam masalah negara lain, mulai dari urusan ekonomi, pertahanan, hingga hak asasi manusia.

Beberapa tahun belakangan China merasa jadi korban dari upaya AS untuk memperluas hegemoninya.

Perang dagang, sengketa Laut China Selatan, hingga kasus HAM di Xinjiang merupakan beberapa titik singgungan kedua negara.

Secara tegas Xi mengatakan, dunia saat ini membutuhkan keadilan, bukan hegemoni dari satu atau beberapa negara berkuasa.

“Dunia menginginkan keadilan, bukan hegemoni. Sebuah negara besar harus terlihat seperti negara besar dengan menunjukkan bahwa ia memikul lebih banyak tanggungjawab,” ungkap Xi, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga  510 Warga Sipil Tewas Dibantai Tentara Myanmar

Dilansir dari Xinhua, Xi juga menyatakan, China tidak akan pernah mencari hegemoni, ekspansi, atau perluasan pengaruh, tidak peduli seberapa kuatnya mereka bertumbuh. Sejalan dengan itu, China juga tidak akan ikut serta dalam perlombaan senjata.

Pernyataan tegas Xi ini keluar setelah Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga melakukan pertemuan tatap muka di Gedung Putih.

Dalam pertemuan langsung pertama kedua pemimpin negara ini, China jadi salah satu agenda pembahasan terpenting.

Dalam pernyataan bersama, kedua pemimpin prihatin tentang situasi hak asasi manusia di Hong Kong dan wilayah Xinjiang.

AS yakin China telah melakukan genosida terhadap Muslim Uighur. Tentunya, pernyataan tersebut dibantah dengan keras oleh China

Share :

Baca Juga

Internasional

Puing-puing Roket Long March 5B China Jatuh di Samudera Hindia
10 Wabah Virus yang Timbulkan Kisah Kelam Sepanjang Sejarah (foto: Otis Historical Archives, National Museum of Health and Medicine)

Artikel

10 Wabah Virus yang Timbulkan Kisah Kelam Sepanjang Sejarah

Internasional

Memanas! Amerika Serikat Usir 10 Diplomat Rusia
Wayne Rooney jadi bintang MU saat comeback lawan Chelsea di musim 2011/2012. (Reuters / Andrew Yates)

Entertainment

Chelsea vs Man Utd: Momen MU Comeback di London

Internasional

Negara Barat Takut Terhadap Rusia, Ada Apa Ya?
ilustrasi 5 Peradaban Kuno dan Maju Hilang dan Hancurnya Misterius

Artikel

5 Peradaban Kuno dan Maju Hilang dan Hancurnya Misterius

Internasional

Duta Besar Denmark Berkunjung ke Kampus NTU Academy

Internasional

Update Korban Gempa Turki, 6 Tewas dan 220 Luka-luka