Home / LIngkungan / News

Senin, 1 Maret 2021 - 19:14 WIB

Perluasan Kawasan Perkebunan Sawit Penyebab Munculnya Harimau di Labuhan Batu Utara

Perluasan Kawasan Perkebunan Sawit Penyebab Munculnya Harimau di Labuhan Batu Utara

Perluasan Kawasan Perkebunan Sawit Penyebab Munculnya Harimau di Labuhan Batu Utara

makobar.com – Kemunculan Harimau Sumatra di area pemukiman penduduk sering kali meresahkan warga. Kali ini, seekor Harimau Sumatra terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatra Utara (Sumut), rabu (24/2/2021)

Direktur Yayasan Alam Liar Sumatera/ Pendiri Sumatran Tiger Rangers, Haray Sam Munthe mengatakan 3 faktor munculnya harimau di pemukiman, yakni habitannya rusak karena ada aktifitas ilegal loging, kemudian faktor lainnya ada perburuhan terhadap satwa langka seperti, jerat, pemburuan, Serta sudah menjadi sifat alam harimau sumatera kalau remaja memang terbiasa kepemukiman mencari wilayah baru.

“Sebenarnya 3 faktor ini merupakan alasan harimau keluar dari habitatnya, tetapi yang lebih dominan harimau yang turun kepemukiman tersebut adalah harimau remaja, karena sedang proses dipaksa memisa dari induknya, istilanya menyapi, sehingga harimau remaja mencari wilayah untuk makan.

Baca Juga  Wali Kota Medan Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 Untuk Penyandang Disabilitas dan Rohaniawan

haray menambahkan kawasan hutan di Desa Kuala Beringin telah terjadi pengrusakan hutan, perluasan perkebunan yang dijadikan perkebunann kelapa sawit, yang tadinya merupakan habitat harimau.

“Disana memang terjadinya kerusakan ekosistem, adanya perambahan hutan yang membuat harimau terganggu habitatnya.”unjarnya.

haray menyarankan baik Pemerintah setempat, masyarakat, petugas, tidak perlu panik, terlebih dahulu dilakukan identifikasi dan sosialisasi terhadap warga.

“Artinya identifikasi ini, kita identifikasi dulu harimaunya, apakah harimau anak, berarti itu sudah sifat alaminya turun kepemukiman, itu tidak berlangsung lama hanya sebulan saja paling lama harimau akan kembali ke hutan.”

Baca Juga  Ayo Nginap di Saka Hotel Hanya Rp 319 Ribuan Pakai KTP Aceh dan Nias

“Tetapi pentingnya identifikasi ini juga kita harus mengetahui apakah harimau sedang sakit, atau ada bunyi sinso perambahan hutan yang mengganggu harimau yang harus di stop,apa ada perburuhan di hutan yang kita harus larang, ini harus ada kerja sama juga, selain BKSDA, Pemerintah Desa, Juga masyarakat jangan sampai diganggu dan dibunuh harimaunya.” Kata Haray

masyarakat juga harus berhati-hati, sebenar harimau tidak memakan manusia, harimau merupakan penjaga hutan.

(mc/an)

 

Share :

Baca Juga

Paparan barang bukti sabu sebanyak 25 kilogram milik bandar besar narkoba asal surabaya

News

Bandar Besar Narkoba Asal Surabaya Tewas Saat Melawan Polisi Di Medan

News

Penderita Myxoid Lippsarcoma di Deliserdang Butuh Bantuan

News

Elidawati Hasibuan: Jangan Ada Tanggapan Gubernur dan Wagub Tak Peduli Kesenian
Polres Labuhanbatu Gabung BNNK Grebek Hans Station dan Temukan Sepucuk Airsoftgun 

News

Polres Labuhanbatu Gabung BNNK Grebek Hans Station dan Temukan Sepucuk Airsoftgun 
Cegah Uban Muncul Di Usia Muda

Entertainment

Cegah Uban Muncul Di Usia Muda Ini Caranya
Ilustrasi pengetesan kepada pelancong. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

News

Dua Pengendara Positif Saat Rapid Test Antigen Random di Tol Cipularang – Cipali
SAR Nias Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Nias Selatan Yang Hilang Dengan Selamat

News

SAR Nias Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Nias Selatan Yang Hilang Dengan Selamat
Grup band peterpan, semua tentang kita

Chord gitar

Chord Gitar Semua Tentang Kita, Peterpan