Home / Internasional

Jumat, 24 Juli 2020 - 16:21 WIB

Perairan Sungai Mekong Bakal Jadi Arena Baru Konflik Baru AS dengan China

Sungai Mekong

Sungai Mekong

makobar.com – Para aktivis lingkungan dan sejumlah pejabat mengatakan, China menyalip AS dalam pengeluaran dan pengaruhnya terhadap negara-negara hilir berkat kekuasaannya atas perairan Sungai Mekong.

Sungai Mekong bakal menjadi arena baru dalam persaingan antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Reuters melaporkan, ini adalah konfrontasi di mana pemerintahan Donald Trump yang mempertahankan dana

Untuk program lingkungan dan pengembangan saat era Barack Obama di hulu Mekong Bawah, mulai kehilangan arah.

Konflik kedua negara baru-baru ini pindah ke ranah sains. Pemerintah AS dan China masing-masing menggembar-gemborkan laporan yang berbeda tentang apakah 11 bendungan China di sungai merugikan negara-negara di hilir.

Bendungan-bendungan China telah memberinya kendali luas atas perairan yang mengalir ke Laos, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Vietnam

Bergantung pada sungai untuk pertanian, perikanan, dan semakin banyak untuk tenaga air di Laos.

Kontrol itu memungkinkan Cina untuk menetapkan agenda pembangunan yang terkait dengan jalur air, dan mengecualikan AS dari peran

Setelah berpuluh-puluh tahun mempromosikan proyek-proyek Mekong sebagai cara untuk mengerahkan pengaruhnya di wilayah tersebut.

“Ini menjadi masalah geopolitik, seperti Laut China Selatan, antara AS dan China,” kata Witoon Permpongsacharoen dari Mekong Energy and Ecology Network.

Negara-negara yang dilalui Sungai Mekong mengandalkan sungai ini. Sebab, sekitar 60 juta orang bergantung pada aliran sungai ini untuk bertani dan memancing.

Sungai Mekong mengalir dari China melalui Asia Tenggara sebelum bermuara di laut dari delta Vietnam.

Tahun lalu, Sungai Mekong mengalami kekeringan dengan tingkat sungai Mekong terendah dalam beberapa dekade.

Seorang duta besar AS di wilayah tersebut menggambarkan China sebagai “menimbun” air di 11 bendungannya di bagian

Atas dari sungai sepanjang 4.350 km (2.700 mil), dan merusak mata pencaharian jutaan orang di negara-negara hilir.

China juga telah meningkatkan kegiatan kelompok Kerja Sama Lancang Mekong (LMC), sebuah badan antar pemerintah

Yang relatif baru sebagai upaya untuk mengesampingkan Komisi Sungai Mekong (MRC) yang sudah ada sejak 25 tahun lalu.

Share :

Baca Juga

Dukung Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford Inggris Siapkan Dana Rp 1,5 Triliun

Internasional

Dukung Pengembangan Vaksin Covid-19 Oxford Inggris Siapkan Dana Rp 1,5 Triliun

Internasional

India vs China Memperkuat Militernya di Perbatasan
Luar Angkasa

Internasional

AS dan Inggris Tuduh Rusia Uji Senjata Anti-Satelit di Luar Angkasa
Harta Kekayaan Elon Musk Capai Rp 1.000 Triliun

Entertainment

Harta Kekayaan Elon Musk Capai Rp 1.000 Triliun

Internasional

Pasukan Siber Korut Incar Perbankan, E-commerce dan Korporasi