Berita Medan, makobar – Penghargaan produktivitas Sidhakarya tahun 2018 dari pemprovsu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang mendukung pengembangan UKM di daerahnya, penyerahan oleh Sekdaprovsu Ir. Hj. R Sabrina, MSi mewakili Gubsu Edy Rahmayadi kepada Wakil Wali Kota Pematangsiantar Togar Sitorus, SE, MM di Garuda Plaza Hotel, Kamis (1/11/2018).

Pada kesempatan itu wawako mengaku senang atas penghargaan yang diterima, penghargaan itu tidak terlepas dari upaya yang dilakukan Pemko Pematangsiantar melalui OPD terkait dalam melakukan pembinaan terhadap UKM yang ada.

Dengan penghargaan yang diraih ini diharapkan semakin mendorong para pelaku UKM di kota Pematangsiantar untuk lebih berkreasi dan meningkatkan produktifitas agar dapat meraih penghargaan ditingkat nasional nantinya, harap Togar.

Baca Juga: Siswa Difabel Kunjungi Pemko Pematangsiantar

Sekdaprovsu saat membacakan sambutan Gubernur, mengatakan, prestasi bapak ibu dan saudara saudara sekalian yang memperoleh penghargaan bukan hanya dipertahankan tetapi juga terus ditingkatkan agar menjadi pionir dalam pengembangan UMKM ke depannya. Kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung para pelaku UMKM yang ada di daerah masing-masing.

Dukungan pemerintah daerah yang inovatif sangat diperlukan untuk membina UMKM agar bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya, tapi jangan saling menjatuhkan tetapi saling bersinergi untuk meningkatkan produktifitas di Sumatra Utara, UMKM yang unggul tidak hanya mendapatkan penghargaan siddhakarya tetapi berkesempatan meraih penghargaan mahakarya tingkat nasional, ungkap Sabrina.

Ketua pelaksana acara Harianto Butar Butar, SE, MSi dalam laporannya menjelaskan, 6 pelaku UKM menerima penghargaan Sidha Karya diantaranya 5 pelaku UKM kategori usaha kecil seperti Origin/PT Anugrah jenis usaha spring bed dari kabupaten Deli Serdang, Kyan Ulos jenis usaha tenun ulos dari Pematangsiantar.

Farhan Bakery jenis usaha roti kuping gajah dari kabupaten Simalungun, Anggrek Bulan jenis usaha kue kering dari kabupaten Asahan, Cepat Laris jenis usaha pembuatan roti dari kota Medan, sedangkan pelaku UKM kategori menengah penerima penghargaan adalah Choco Bakery jenis usaha bakery dan cake dari Medan. (mc/min)