Berita Medan, makobar.com – Pembangunan Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase II saat ini sudah memasukkan tahap akhir. Ditargetkan pembangunan rampung pada akhir bulan Juli 2019 ini. Hal tersebut dikatakan Direktur Keuangan Pelindo 1, Mohamad Nur Sodiq, saat pertemuan dengan Komisi V DPR-RI di Pelabuhan Belawan.

Sodiq memaparkan, jika nantinya sudah rampung, operasional TPK Belawan fase II akan menambah kapasitas total di Pelabuhan Belawan menjadi sekira 2 juta TEUs per tahunnya.

“Saat ini sudah 98 persen pembangunannya,”kata Sodiq.

Sodiq memaparkan, TPK Belawan Fase II akan memiliki panjang dermaga 350 meter dan dibangun oleh Pelindo 1 dan TPK Belawan Fase I yang dikerjakan oleh Kemenhub juga sepanjang 350 meter.

Setelah keduanya selesai, terminal petikemas Belawan akan mendapat tambahan dermaga sepanjang total 700 m dengan total kapasitas sebesar 800.000-900.000 TEUs per tahun.

Adapun saat ini, terminal petikemas yang dimiliki BICT (Belawan International Container Terminal), TPKDB (Terminal Peti Kemas Domestik Belawan) dan Pelabuhan Belawan (multipurpose) memiliki total kapasitas 1 juta TEUs.

Dengan demikian, total kapasitas Terminal Petikemas Belawan Fase I dan II ditambah terminal petikemas eksisting saat ini nantinya akan mencapai 2 juta TEUs per tahun.

Selain itu, TPK Belawan Fase I dan II juga akan memiliki kedalaman kolam -14 mLWS yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT.

TPK Fase II juga kini telah dilengkapi dengan 20 unit Head Truck yang didatangkan pada bulan April 2019.

Dan tahun ini juga akan dilengkapi dengan peralatan bongkar muat modern, seperti 4 unit STS (Ship to Shore) Crane dan 12 unit Automatic RTG.