Home / Ekonomi / Entertainment / News

Rabu, 22 Juli 2020 - 12:37 WIB

Pemanfaatan Batu Bara Untuk Masak Bakal Tekan Impor LPG

Ilustrasi Batubara (Shutterstock/Vladyslav Trenikhin)

Ilustrasi Batubara (Shutterstock/Vladyslav Trenikhin)

makobar.com – Pemanfaatan Dimethyl Ether (DME) lebih dikenal gasifikasi batu bara mulai diterapkan.

Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji terap DME sebagai bahan bakar rumah tangga di sejumlah kota di Indonesia.

Dilansir dari laman okezone, Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, uji coba dilakukan di wilayah Jakarta, Palembang, dan Muara Enim dari tahun 2017, 2019 dan awal 2020.

Dia menyebut pemanfaatan DME merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi impor liquified petroleum gas (LPG) yang saat ini mengalami peningkatan impor 70%.
Harapan Pemerintah penggunaan DME ini akan mengurangi anggaran subsidi impor LPG dan menghemat devisa negara.

Baca Juga  Roket Serang Pangkalan Militer AS di Ibu Kota Kurdistan, 1 Pekerja Tewas

“Bahkan, meningkatkan ketahanan energi berbasis produksi energi di dalam negeri. Jadi, uji terap ini dilakukan untuk mengetahui apakah DME ini layak untuk dikembangkan dan dibuat dalam skala besar untuk masyarakat,” ujarnya Dadan di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Dalam uji terap di rumah tangga, Dadan menyebut bahwa DME dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk berbagai jenis masakan harian pada rumah tangga yang sama ketika menggunakan LPG, antara lain masakan nasi, air, lauk pauk, sayur, dan sebagian ditambah untuk gorengan atau kue komersial.

Dari hasil uji terap tersebut, Litbang ESDM menemukan, DME dapat dengan mudah menyalahkan kompor, stabilitas nyala api normal, mudah dalam pengendalian nyala api, nyala api berwarna biru, waktu masak lebih lama dibandingkan LPG.

Baca Juga  Pegawai Honor Meregang Nyawa Terlindas Truk Di Batubara

DME merupakan merupakan senyawa ether yang paling sederhana, berbentuk gas yang tidak berwarna dengan bau ether dan larut dalam air maupun dalam minyak, tidak bersifat karsinogenik, teratogenik, mutagenik dan tidak beracun.

Dijelaskan Dadan, DME dapat dimanfaatkan sebagai substitusi LPG, mengingat sifat-sifat dasarnya yang tidak terlalu berbeda.

Pemanfaatan DME sebagai substitusi LPG diperkirakan tidak akan mengubah spesifikasi teknik tabung LPG, selain menggantikan karet penyekat (seal) dengan bahan yang cocok terhadap DME. Bahkan, campuran 20% DME pada LPG tidak memerlukan perubahan apapun pada tabung dan perlengkapan LPG lainnya. (mc/min/okz)

Share :

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Dibanderol Rp917.000 Per Gram

Ekonomi

Harga Emas Spot Stabil Hari Ini

Ekonomi

Permodalan Nusantara Madani
Warganet Sampai Merinding Melihat Reinkarnasi Nike Ardilla

Entertainment

Warganet Sampai Merinding Melihat Reinkarnasi Nike Ardilla
Dalam Sepekan Kurs Rupiah Menguat 1,11%

Ekonomi

Kurs Rupiah Menguat 0,27% Dalam Sepekan
1 Orang Tewas Dalam Kebakaran 2 Unit Ruko di Medan (Lamhot Aritonang/detikcom)

News

1 Orang Tewas Dalam Kebakaran 2 Unit Ruko di Medan

News

Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan terawih pertama pada bulan Ramadan 1442
Sinopsis Film Hail The Judge: Stephen Chow Jadi Hakim yang Malang

Entertainment

Sinopsis Film Hail The Judge: Stephen Chow Jadi Hakim yang Malang

News

BPBD Medan Ajak Komunitas Berkolaborasi Dalam Penanggulangan Bencana Kota Medan