Berita Medan, makobar – Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) ditembak personil kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan di Jalan Medan-Batang Kuis.

Selain menembak tersangka Rinaldi (21) warga Jalan Puskesmas Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut juga menagamankan rekannya, Angga Juanda Daulay (20) warga Medan Batang Kuis Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan.

Sebelum ditangkap dan ditembak karena melakukan perlawanan di kawasan tersebut di atas, Rinaldi bersama empat rekannya yang masih diburon merampas Honda Scoopy putih les hijau pelat BK 3653 AHO yang dikendarai Suhendra (34) warga Jalan H Hanif Tanah Garapan, Desa Sampali, Percut Sei Tuan pada hari Rabu 21 Agustus 2019 sekitar 06.00 WIB di jembatan tol Haji Hanif.

Di lokasi yang sama, komplotan Rinaldi ini juga berhasil membawa kabur sepeda motor milik Ervin Aksan Harahap (23) warga Jalan Tuasan Pasar III Gang Ikhlas, Kecamatan Medan Tembung pada bulan Maret 2019 lalu.

Di situ, para tersangka mengancam korban dengan senjata tajam dan benda mirip pistol sehingga korban terpaksa menyerahkan Handphon (HP) dan sepeda motornya.

Selanjutnya para tersangka langsung kabur membawa sepeda motor korban.

“Setelah kejadian tersebut, korban langsung datang ke Mapolsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya,” ujar Kapolsek Percut, Kompol Aris Wibowo SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu MK Daulay menjawab Makobar.com, Senin, (1/9/2019).

Lebih lanjut dijelaskan Kompol Aris, setelah mendapat laporan adanya kasus curat tersebut, Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) langsung melakukan penyelidikan.

“Saat bersamaan, tim Pegasus dipimpin Panit Reskrim, Ipda Toto Hartono SH yang melaksnakan patroli rutin pada hari Minggu, 1 September 2019 memperoleh informasi tentang keberadaan tersangka di kawasan Jalan Medan-Batang Kuis,” jelasnya.

Tidak ingin para tersangka kabur, Aris memaparkan, Tim Pegasus langsung menuju lokasi yang dimaksud.

“Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan kedua tersangka. Ketika dilakukan penggeledahan, kita mendapati seperangkat alat hisap sabu-sabu dari keduanya,” papar Aris.

Namun sayang, sebut Aris, ketika dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti, Rinaldi melakukan perlawanan saat berupaya kabur.

“Rinaldi terpaksa ditembak pada bagian kakinya. Sebab, tembakan peringatan yang diletuskan sebanyak dua kali tidak diindahkannya,” sebut orang nomor satu di Mapolsek Percut ini.

Selanjutnya, kata, tersangka berikut barang bukti berupa alat hisap sabu dan kunci leter T langsung diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan setelah sebelumnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat pertolongan medis.

“Ketika diinterogasi, tersangka mengakui terlibat dalam aksi serupa di belasan lokasi yang ada di wilayah hukum Polrestabes Medan,” pungkas Aris.

Akibat perbuatannya, kata Aris, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana. (mc/Jam)