Home / Entertainment / News

Kamis, 7 Januari 2021 - 18:19 WIB

Patung Vagina Raksasa di Brasil Tuai Kontroversi

Patung vagina raksasa saat proses pemahatan di lereng bukit Pernambuco, Brasil. (Facebook @juliananotari)

Patung vagina raksasa saat proses pemahatan di lereng bukit Pernambuco, Brasil. (Facebook @juliananotari)

makobar.com – Dikutip dari CNN Indonesia. Patung raksasa berbentuk vagina pada museum terbuka di negara bagian Pernambuco, Brasil, menuai kontroversi. Patung itu menjadi perdebatan antara kaum kiri dan konservatif, termasuk kaum sayap kanan yang dekat dengan Presiden Jair Bolsonaro.

 

Sebagaimana dilansir Reuters, patung yang diberi nama Diva itu dibuat dari beton dan resin dengan panjang 33 meter. Patung itu dibuat oleh seniman Juliana Notari yang diletakkan di lereng bukit museum terbuka.

 

Pada pekan lalu, Notari menjelaskan bahwa patung itu menggambarkan vagina dan luka yang mempertanyakan hubungan antara alam dan budaya dalam masyarakat falosentris dan antroposentris.

Baca Juga  Sinopsis Film The Hateful Eight Pembunuh Bayaran Terjebak di Pondok

 

Seiring berjalannya waktu, patung itu menjadi kontroversi yang diperdebatkan sejumlah pihak dengan pandangan yang berbeda. “Sejumlah masalah ini menjadi semakin mendesak hari ini,” tulis Notari pada Facebook pribadinya.

 

Perdebatan tersebut terjadi pada kolom komentar unggahan Notari mengenai Diva dalam Facebook pribadinya. Kurang lebih sebanyak 25 ribu orang mengomentari unggahan tersebut, baik yang mendukung atau mengkritik.

 

“Dengan segala hormat, saya tidak menyukainya. Bayangkan saya berjalan dengan anak perempuan saya yang masih kecil di taman ini dan mereka bertanya… Ayah, apa ini? Apa yang akan saya jawab?,” tulis seorang netizen.

 

Komentar itu dijawab oleh netizen lain yang secara tidak langsung mendukung notari. “Dengan segala hormat, Anda dapat mengajari putri Anda untuk tidak malu dengan alam kelamin mereka sendiri,” jawab seorang netizen.

Baca Juga  Jajaran Ad-hoc Bawaslu Medan Jalani Rapid Tes

 

Pun mentor politik Bolsonari, Olavo de Carvalho, mengecam karya Notari lewat akun twitter. Ia seperti mengusulkan patung penis raksasa sebagai cara untuk menandingi Dica.

 

Kicauan itu cukup menarik banyak perhatian. Kurang lebih kicauan itu telah dikicaukan ulang sebanyak 700 kali, mayoritas berisikan kritik terhadap kaum kiri.

 

Bolsonaro sendiri sudah lama mengkritik seni yang dianggap beraliran kiri. Kemudian pada 2019 ia gagal mencoba membekukan pendanaan untuk film bertema LGBT+. (mc/yud) 

Share :

Baca Juga

Kantor gubernur sulbar roboh (foto:ist)

News

Kantor Gubernur Sulbar Rubuh Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
Syekh ali jaber

News

Breaking news: Syeikh Ali Jaber Meninggal Dunia
Film G.I. Joe

Entertainment

Film G.I. Joe: Retaliation, Pasukan Elit Jalani Misi Berbahaya
Hiu paus disorientasi (Foto: kkp.go.id)

News

Viral Hiu Paus Sepanjang 3,2 Meter Dievakuasi dari Aliran Sungai Kota Kendari

Entertainment

Tarif Kencan Hana Hanifah Setaraf dengan Gaji Satu Jam Cristiano Ronaldo di Juventus

News

Jajaran Ad-hoc Bawaslu Medan Jalani Rapid Tes

News

Kabagops Tegur Warga yang tidak Patuhi Protokol Kesehatan

News

Emak-emak Serukan Boikot Produk Prancis