Home / News

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 23:30 WIB

Panda Nababan Berbagi Pengalaman Melalui Buku Lahir Sebagai Petarung

makobar.com – Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Panda Nababan meluncurkan buku otobiografi Lahir Sebagai Petarung.

Otobiografi ini terdiri dari dua buku, buku pertama berjudul ‘Panda Nababan, Lahir sebagai Petarung dan buku kedua berjudul ‘Dalam Pusaran Kekuasaan’.

Sekretaris DPD PDIP Sumut Dr Soetarto yang menjadi salah seorang pembicara mengungkapkan, membaca buku otobiografi ini adalah membaca kilas balik hidup seorang anak desa sampai jadi politisi elit di Jakarta.

Peristiwa-peristiwa penting dalam hidup Panda, mulai kecil, menjadi mahasiswa, lalu menjadi jurnalis diurai. Buku satu dengan judul ‘Lahir sebagai Petarung’ terdiri dari 18 bab, berisi 616 halaman menceritakan Panda sejak kelahirannya.

Begitu juga saat Panda menjadi politisi, baik semasa di level Sumut hingga ke Senayan diceritakan gamblang di buku kedua berjudul ‘Dalam Pusaran Kekuasaan’.

Datang dari rumah yang sama, PDIP, Panda di mata Soetarto dalah sosok yang menjadi teladan. Setiap pertemuan dengan Panda mereka, para kader junior, harus sigap.

“Jangan harap kalau mau ketemu Bang Panda kalau tak bawa pulpen sama buku catatan,” kata Soetarto merinci ingatannya pada Panda, Sabtu (28/8/2021).

Baca Juga  Gubernur dan Wagub Sumut Laksanakan Salat Iduladha di Rumah

Sementara akademisi lain yang jadi pembicara, Dr Achmad Riza Siregar mengatakan, buku otobiografi ini sangat menarik dari penulisan dan mudah dicerna.

Sehingga, patut dibaca seluruh kalangan. Sebagai seorang tokoh, Panda menurut Riza, memegang teguh falsafah orang Batak yang harus bisa mengaplikasikan peran sebagai Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon.

“Dia mengaplikasikan falsafah ini terutama saat menjadi wartawan dan politisi,” katanya.

Sementara Panda Nababan yang punya
nama lengkap Pandapotan Maruli Asi Nababan ini mengatakan, buku otobiografi yang ia tulis ini diharapkan bisa jadi pembelajaran, juga digunakan orang lain sebagai cermin.

Di buku ini, menurutnya ia banyak mengungkap hal-hal yang masyarakat perlu tahu.

“Banyak kebenaran yang saya ungkap yang mungkin tidak mengenakkan, tapi bagi saya itu jadi pelajaran,” katanya.

Panda mengungkapkan, makna petarung dalam bukunya bisa diartikan sebagai sikap, karakter dalam menghadapi persoalan. Bahwa persoalan akan selalu ada dalam hidup hingga akhir hayat.

Buku ini mengungkapkan hidup Panda Nababan yang dilahirkan di Siborong-borong, hingga merintis menjadi wartawan dan politisi di Jakarta. Karirnya sebagai wartawan cukup moncer. Saat menjadi politisi pun, ia menjadi tokoh sentral.

Baca Juga  Serap Aspirasi, Menteri Trenggono: Keberlanjutan dan Kesejahteraan Sama Pentingnya

Ia kemudian mengungkap beberapa peristiwa penting dalam karir politiknya yang dimuat dalam buku ini. Pertama, sewaktu pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono pada 2005 yang menurutnya sebuah peristiwa penting yang ia ungkap.

Lalu, ia juga punya cerita menarik tentang Luhut Panjaitan. Luhut kata dia, pada 2014, pernah datang padanya. Luhut waktu itu datang meminta bantuan Panda karena Luhut tak masuk kabinet.

Ada 3 tokoh besar yang kala itu tidak menginginkan Luhut masuk kabinet Jokowi. Ia pun kemudian menemui Jokowi seperti permintaan Luhut.

“Dan Luhut sekarang mendapat kepercayaan penuh dari Pak Jokowi,” kata Panda.

Peluncuran buku ini juga dihadiri secara virtual oleh Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang juga Ketua DPD Golkar Sumut.

Juga ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon. Juga hadir anggota DPR RI Fraksi PDIP Sofyan Tan, dan Ramses Simbolon secara virtual. (mc/fan)

Share :

Baca Juga

News

Plt Wali Kota Medan Terpapar Covid-19? Begini Kata Dinkes Sumut
Bupati Sleman Serahkan Jabatan ke Istri Usai Menang Pilkada

News

Bupati Sleman Serahkan Jabatan ke Istri Usai Menang Pilkada
Pfi medan gelar donor darah

News

PFI Medan Gelar Donor Darah Bantu Penderita Kanker
Warga desa konoha di lamongan (foto:ist)

News

Viral, Remaja ” Warga Desa Konoha ” Ditemukan di Lamongan

News

Kapolda Sumut Pastikan Vaksinasi di Kabupaten Toba
Hindari Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Setalah Divaksin Corona (foto: shutterstock)

Health

Hindari Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Setalah Divaksin Corona
Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas Dengan Bahasa Umat 

News

Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas Dengan Bahasa Umat 
Gunung Semeru meletus (foto:ilustrasi)

News

Gunung Semeru Meletus dan Luncurkan Awan Panas