Home / News

Minggu, 10 Januari 2021 - 01:17 WIB

Pakar Hukum Sebut Tidak Ada Makna Polisi Unlawful Killing Terkait Kasus Laskar FPI 

makobar.com – Pakar Hukum Universitas Indonesia (UI) Indriyanto Seno Adji menyebut bahwa tidak ada Unlawful Killing terkait dengan kasus penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek.

 

Menurut Indriyanto, hal itu merujuk pada temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang melaporkan hasil investigasi atau penyelidikannya, bahwa serangan terlebih dahulu dilakukan oleh anggota FPI saat peristiwa tersebut.

 

“Ada satu catatan penting rekomendasi Komnas HAM terkait kematian Laskar FPI yaitu serangan terlebih dahulu dilakukan oleh anggota FPI terhadap penegak hukum dalam hal ini, Polri jadi artinya ini adalah tidak ada makna yang dinamakan Unlawful Killing,” kata Indriyanto, Sabtu (9/1).

Baca Juga  Sinopsis Film Vampires: The Turning yang Tayang di Bioskop Trans TV

 

Justru, kata Indriyanto, keputusan aparat kepolisian saat menjalankan tugasnya dalam hal ini adalah bentuk pembelaan yang terpaksa, lantaran adanya upaya ancaman keselamatan jiwa aparat penegak hukum.

 

“Yang dilakukan aparat penegak hukum justru sebaliknya, pembelaan terpaksa aparat itu adalah yang dibenarkan memiliki dasar legitimasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukun karena ada serangan terlebih dahulu yang ancam jiwa,” ujarnya.

 

Selain itu, Indriyanto mengatakan, dalam temuan investigasi Komnas HAM juga ada fakta yang tersajikan bahwa adanya baku tembak antara Laskar FPI dan Polisi. Sebab itu, aparat harus menelisik kepemilikan senjata api dari anggota FPI tersebut.

Baca Juga  Dedi Pelaku Curas di Terminal Amplas Ditangkap Personel Polsek Patumbak

 

“Selain itu rekomendasi dapat diliat ada related evidence terkait tembak menembak itu dugaan kepemilikan senpi oleh anggota FPI secara illegal jari semua ini memberikan klarifikasi bahwa Unlawful Killing terhadap kematian dua anggota FPI tidak ada kaitan dan tindakan aparat, dapat dibenarkan dan dipertangungjawabkan secara hukum,” tutupnya.(mc/yud) 

Share :

Baca Juga

Pemanfaatan Batu Bara Untuk Masak Bakal Tekan Impor LPG

Ekonomi

Pemanfaatan Batu Bara Untuk Masak Bakal Tekan Impor LPG

News

Polres Labuhanbatu Bertemu Tokoh Agama Labusel

News

Ada Gaun Pengantin di Lokasi Wanita Hamil yang Tenggelam Diduga Pengantin Baru
Habib Abdullah jubah biru (foto: Ist)

News

Ulama Kharismatik Habib Abdullah bin Ali Alattas Wafat

News

4 Kandidat Paslon Bupati di Sumut Ajukan Sengketa
Perkara Pasutri Curi HP di Mall Suzuya Tanjung Morawa Sudah Dilimpahkan ke Jaksa, Kabid Humas: Tidak Benar Penyidik Minta Uang Perdamaian  

News

Perkara Pasutri Curi HP di Mall Suzuya Tanjung Morawa Sudah Dilimpahkan ke Jaksa, Kabid Humas: Tidak Benar Penyidik Minta Uang Perdamaian  
Bupati Taput Beri Dukungan Moral Ratusan Warga Binaan Lapas Siborongborong

News

Bupati Taput Beri Dukungan Moral Ratusan Warga Binaan Lapas Siborongborong

News

Negeri Melaka Malaysia Beri Anugerah DMSM Kepada Said Aldi Al Idrus