Home / News

Minggu, 19 Juli 2020 - 14:36 WIB

Ops Patuh Toba, Dirlantas: Target Kita Pelanggaran Lalin yang Berpotensi Kecelakaan

makobar.com Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut akan melakukan Operasi Patuh Toba 2020 yang akan dilaksanakan pada 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

“Kita akan melakukan Ops patuh Toba selama 14 hari dan ini dilakukan serentak di seluruh kepolisian daerah di Indonesia,” kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Wibowo, Minggu (19/7/2020).

Ia mengatakan operasi patuh Toba 2020 ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat akan berlalulintas. “Tujuannya agar masyarakat bisa disiplin berlalulintas dan juga untuk mengurangi terjadinya kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,” kata pria dengan melati tiga dipundaknya ini.

Baca Juga  Kapolres Terima Audiensi RMTH Kota Tanjungbalai

Selain itu pula, kata Kombes Pol Wibowo, pihaknya juga melakukan kegiatan dalam rangka membantu mempercepat penanganan Covid-19.

“Diharapkan masyarakat tetap mematuhi semua protokol kesehatan dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini, dengan selalu gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan selalu jaga pola hidup sehat, sehingga tidak ada lagi cluster-cluster baru penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polda Sumut,” ungkapnya.

Mengenai tindakan apa yang bakal diambil dalam Ops patuh Toba 2020, Wibowo menyatakan cara bertindak yang akan dilakukan adalah preemtif, preventif dan penegakan hukum.

“Sasaran kita yakni pelanggaran lalulintas yang berpotensi terjadinya kecelakaan seperti melawan arus, terobos traffic light, over dimensi, over load, menaikkan penumpang di bak atau atap kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga  Jajaran Ad-hoc Bawaslu Medan Jalani Rapid Tes

Dirlantas Polda Sumut berharap agar seluruh masyarakat dapat bekerjasama dengan mematuhi seluruh aturan lalulintas dan bisa mengikuti arahan dan petunjuk petugas di lapangan.

“Serta tetap melaksanakan protokol kesehatan khususnya di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Wibowo juga mengharapkan kepada masyarakat agar saat berkendara harus lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. “Kalau bukan kita yang menjaga keselamatan kita, siapa lagi,” pungkas Wibowo. (mc/fan)

Share :

Baca Juga

News

Polres Tanjungbalai Gencar Sosialisasi Kebiasaan Baru

News

Pengurus BKMT Kecamatan se-Kota Medan Nyatakan Musdalub Tidak Sah dan Tolak Pengurus Baru

News

RS Adam Malik Jalin MoU dengan 23 KPU Kabupaten/Kota
Wiku Adisasmito

News

21 Juli 1.489 Pasien Sembuh Corona di Indonesia Ini Daftar Sebarannya

News

Manusia Silver Tewas Dilindas Truk di Jalan Amal Sunggal

News

Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Ditangkap Petugas Gabungan di Hotel Melati

News

Label Palestina Terhapus dari Google Maps. Ada Apa Ya?

News

Duta Damai Sumut Luncurkan Buku Dilema Jemari