Mucikari Asal Tapsel Diringkus Polrestabes Medan
Tersangka L diamankan beserta barang bukti di Mapolrestabes Medan. (mc/Jam).

Berita Medan – Satreskrim Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial PL alias Makcong (25) asal Tapanuli Selatan (Tapsel) yang diduga sebagai mucikari.

Pria yang berdomisili di Jalan Pepaya Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat ini ditangkap oleh petugas Unit Reskrim Polrestabes Medan yang menyaru sebagai pria hidung belang di Hotel Sakura, Jalan Prof HM Yamin Medan pada Kamis 19 April 2018 pekan lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP I Putu Yudha Prawira yang dikonfirmasi makobar.com, Senin (23/4/2018) mengatakan, ‎terungkapnya praktek perdagangan manusia ini setelah polisi menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penyelidikan.

“Dia (tersangka) kita amankan pada hari Kamis 19 April 2018 di Hotel Sakura, Jalan Prof HM Yamin, Medan. Ketika itu anggota kita mendapatkan informasi ada seorang pria berinisial P Lubis alias Lagut alias Mak Cong, sering menyediakan perempuan untuk dijual kepada lelaki hidung belang,” kata Putu.

Lanjut diungkapkan mantan Kasubdit Tipikor Ditkrimsus Polda Sumut ini, petugas yang menindaklanjut laporan masyarakat tentang aktivitas tersangka lalu menyamar sebagai pria hidung belang dengan memesan wanita pemuas syahwat seharga 2 juta rupiah kepada pelaku lewat telepon.

“Tersangka yang tidak mengetahui bahwa yang memesan wanita penghibur tersebut adalah polisi menyanggupi permintaan tersebut dan mengantarkan wanita pemuas nafsu berinisial ANP ke kamar yang berada di lantai IV hotel tersebut,” ungkapnya.

Tidak lama kemudian, disebutkannya, petugas yang menyamar dikenalkan oleh pelaku kepada wanita tersebut dan pelanggan yang menyaru itu langsung mengeluarkan sesuai tarif awal yang disepakati.

“Setelah itu petugas mengeluarkan uang 2 juta rupiah. 500 ribu untuk P Lubis sebagai upah, sedangkan sisanya sebesar 1,5 juta rupiah diberikan kepada wanita pesanan,” sebut orang nomor satu di Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Baca Juga : Jadikan Semangat Kartini Bangkitkan Karya dan Prestasi

Usai bertransaksi, tambah Putu, tersangka keluar dari hotel. Namun, petugas lainnya yang telah menunggu sang germo langsung meringkus pelaku.

“Ketika diinterogasi, tersangka mengaku sebagai mucikari dan saat digeledah, dari saku celana tersangka ditemukan uang Rp 500 ribu rupiah dan ponsel yang digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan petugas yang menyamar sebagai lelaki hidung belang,” tambahnya.

Selanjutnya, kata Putu, tersangka dibawa ke kamar hotel dan menemukan petugas yang menyamar serta wanita pesanan berikut uang tunai 1,5 juta rupiah dan satu kotak alat kontrasepsi.

“Karena terbukti melakukan perdagangan wanita, maka mucikari, wanita pesanan dan barang bukti lainnya kemudian diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif,” tandasnya seraya mengatakan tersangka terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan atau Pasal 296 KUHPidana. (mc/Jam)