Home / Internasional

Kamis, 8 April 2021 - 06:01 WIB

Militer Myanmar Bantai Para Demonstran Saat di Tenda

Makobar.com – Semakin brutal dan keji Pada Militer Myanmar menyerbu kemah para demonstran anti kudeta pada hari Rabu dalam operasi fajar.

Serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah demonstran tulis media lokal.

Para aktivis ini sebelumnya menentang tindakan keras berdarah dan blokade internet yang dilakukan junta yang berkuasa.

Saat ini, Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta 1 Februari 2021 yang mengakhiri periode singkat demokrasi yang dipimpin warga sipil dan memicu protes dan pemogokan nasional, meskipun militer yang berkuasa menggunakan kekuatan mematikan untuk memadamkan perlawanan.

Kekerasan meletus ketika pasukan memasuki lokasi protes pada hari Rabu di kota Kale di wilayah Saigang, sebuah titik kerusuhan, di mana para demonstran menuntut pemulihan pemerintah sipil Aung San Suu Kyi.

Baca Juga  Warga Myanmar Minta Tolong di Twitter Karena Hal Ini

Seorang saksi mengatakan, dalam serangan fajar itu, terdapat korban dan tembakan berulang kali.

Berita media lokal, Mizzima, menuliskan tiga orang tewas dan memposting gambar di Facebook tentang api yang membakar di dekat kendaraan yang diparkir dan tentara dengan senapan di jalan.

Warga Kale mengatakan, informasi itu diberikan kepadanya oleh para saksi, yang memotret lima jenazah.

Reuters tidak dapat memverifikasi informasi tersebut secara independen.

Kemampuan gerakan yang sebagian besar dipimpin oleh pemuda untuk mengatur kampanye anti-kudeta dan berbagi informasi melalui media sosial dan pesan instan.

Baca Juga  Pinduoduo Inc Berhasil Mengalahkan Alibaba

Telah terhalang oleh pembatasan pada internet nirkabel broadband dan layanan data seluler.

Layanan telepon tetap, yang hanya dapat diakses sedikit orang di Myanmar, masih tersedia.

“Myanmar telah mengalami keruntuhan bertahap ke dalam jurang informasi sejak Februari,” kata Alp Toker, pendiri observatorium pemblokiran internet NetBlocks.

“Komunikasi sekarang sangat terbatas dan hanya tersedia untuk sedikit orang.”

Dengan media cetak yang juga dihentikan, pengunjuk rasa telah mencari solusi untuk menyampaikan pesan mereka.

Dengan memproduksi pamflet berita harian berukuran A4 mereka sendiri yang dibagikan secara digital dan dicetak untuk didistribusikan di antara masyarakat.

Share :

Baca Juga

Seorang perempuan menemukan dua anjing milik Lady Gaga dan telah mengembalikannya pada pihak kepolisian Los Angeles. Lady Gaga telah mendapatkan kembali dua anjingnya yang diculik pada Rabu lalu. (AFP/JIM WATSON)

Entertainment

Dua Anjing Bulldog Lady Gaga yang Hilang Telah Kembali dengan Aman

Internasional

Lagi-lagi AS dan China Berebut Pengaruh Vaksin Corona

Internasional

6 Pengunjuk Rasa Tewas, Myanmar Mencekam!

Internasional

Taiwan Mulai Produksi Massal Rudal Jarak Jauh untuk Hadapi China
Sungai Mekong

Internasional

Perairan Sungai Mekong Bakal Jadi Arena Baru Konflik Baru AS dengan China
Ilustrasi sistem pertahanan rudal AS. (U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency/Handout via Reuters)

Internasional

Roket Serang Pangkalan Militer AS di Ibu Kota Kurdistan, 1 Pekerja Tewas
Kapal Perang Amerika Serikat Bermanuver di Selat Taiwan Tiongkok Tingkatkan Kewaspadaan (ANTARA/HO-China Military/mii)

Internasional

Kapal Perang Amerika Serikat Bermanuver di Selat Taiwan Tiongkok Tingkatkan Kewaspadaan
PAL-V mobil terbang pertama bersertifikat EASA, (Foto : Antara)

Ekonomi

PAL-V mobil terbang pertama bersertifikat EASA