Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Lenny (40) dengan hukuman penjara seumur hidup.
Ilustrasi Pil Ekstasi

Berita Medan – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Lenny (40) dengan hukuman penjara seumur hidup. Ia terbukti bersalah memiliki dan menguasai narkoba dengan barang bukti 3 ribu pil ekstasi.

Dalam amar putusan itu, Wanita beralamat Jl. Dr. Wahidin 98/I Kelurahan Melayu Pematang Siantar Kota Pematang Siantar bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menghukum terdakwa dengan pidana seumur hidup,” ungkap ‎Majelis hakim yang diketuai Richard Silalahi di PN Medan, Selasa (17/4/2018) sore.

Atas putusan tersebut, terdakwa dan jaksa penuntut umum (JPU) kompak menyatakan pikir-pikir.

Baca Juga : Jelang Ramadhan, Polsek Sunggal Razia Miras

Sementara itu, Udi Karo-karo selaku penasehat hukum terdakwa menyatakan pihaknya masih pikir-pikir lantaran mengingat ancaman hukuman adalah hukuman mati sehingga wajar kalau terdakwa dihukum seumur hidup.

“Namun apabila terdakwa menyatakan banding pihaknya pun akan siap mendampingi,” ucapnya seusai sidang.

Yudi mengatakan Lenny dalam kasus ini hanya sebagai pesuruh karena yang mengendalikan adalah Ega Halim merupakan napi, dimana untuk kasus ini Ega pun telah divonis seumur hidup.

“Hubungan Lenny dengan Ega adalah pacaran, sehingga Lenny bersedia mengikuti seluruh arahan untuk mengedarkan pil ekstasi di tempat-tempat hiburan di Medan,” terangnya.

Dalam dakwaan disebutkan, Lenny ditangkap oleh BNN Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017, lalu dengan barang bukti 3 ribu butir pil ekstasi. Ia ditangkap petugas BNNP Sumut disebuah mall ternama di Kota Medan. (mc/abg)