Home / News / Tekno

Senin, 11 Januari 2021 - 16:48 WIB

Menkominfo Panggil Perwakilan Whatsapp – Facebook

Menkominfo johnny G Plate panggil perwakilan whatsapp

Menkominfo johnny G Plate panggil perwakilan whatsapp

Makobar.com – Setelah Whatsapp berencana akan keluarkan aturan privasi data baru, banyak pengguna yang berfikir dua kali untuk memakai aplikasi chat satu ini. Hal ini juga ternyata tidak luput dari perhatian pemerintah Indonesia yang ingin memastikan perlindungan data pribadi warganya.

 

 

Dikutip dari CNBC Indonesia – Kementerian Kominfo memanggil WhatsApp-Facebook terkait aturan privasi data dalam Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). Selanjutnya pemerintah menetapkan kebijakan lanjutannya.

 

“Hari ini Kominfo memanggil pengelola WA/FB Asia Pacific Region untuk memberikan penjelasan lengkap. Setelah itu pemerintah akan menetapkan kebijakan lanjutan terkait dengan hal ini,” kata Menteri Kominfo, Johnny Plate, Senin (11/1/2021).

 

Dia juga mengingatkan pada masyarakat untuk bijak memilih dan menentukan media sosial mana yang bisa memberikan perlindungan data pribadi dan privasi. Sehingga mereka akan terhindar dari penyalahgunaan data tersebut.

Baca Juga  Populasi Murai Batu di Alam Liar Menyusut Karena Pemburuan

 

 

 

Menurutnya sudah ada sejumlah aturan yang bisa jadi payung hukum untuk pengelolaan informasi, data dan transaksi elektronik. Dia menyebutkan adalah UU ITE, PP 71/2019, dan Permen Kominfo 5/2020.

 

“Akan diperkuat secara lebih detail dalam RUU PDP,” kata dia.

 

Dia menyebutkan salah satu prinsip yang tertera dalam rancangan aturan tersebut adalah penggunaan data pribadi harus dalam persetujuan pemilik data. Hal ini juga sesuai dengan aturan di berbagai negara lain termasuk GDPR yang dimiliki Uni Eropa.

 

“Salah satu prinsip utama dalam PDP adalah bahwa penggunaan data pribadi harus dengan persetujuan (consent) pemilik data. Hal ini sejalan dengan regulasi di berbagai negara termasuk GDPR Uni Eropa maupun substansi yang ada dalam RUU PDP Indonesia,” jelas Johnny.

Baca Juga  Kapolda Sumut dan PJU Polda Sumut Ikuti Rapim Polri Tahun 2021 Secara Virtual

 

Seperti diketahui WhatsApp akan memberlakukan kebijakan privasi baru per 8 Februari 2021 mendatang. Pelanggan yang tidak setuju dapat menghapus akun WhatsApp.

 

Salah satu yang membuat heboh adalah kebijakan pembagian data WhatsApp untuk Facebook. Dalam penjelasannya praktek bagi-bagi data ini sudah dilakukan sejak 2016 lalu dengan induk usahanya tersebut namun masih dalam jumlah terbatas.

 

“Sejak 2016, WhatsApp telah membagikan sejumlah data terbatas dngan Facebook di ranah backend, khususnya untuk kebutuhan infrastruktur. Tidak ada perubahan baru di update kebijakan ini,” kata WhatsApp dalam keterangan resminya.,” kata WhatsApp.

(mc/yud) 

 

 

Share :

Baca Juga

News

Mengenal Saham Syariah dan Bertransaksi Saham yang Syariah

News

Lasibor Beri Penyuluhan dan Bantuan Hukum bagi WBP
Kemendikbud Gelar Sosialisasi Situs Bongal Dan Pembinaan Juru Pelihara Cagar Budaya Tahun 2021

LIngkungan

Kemendikbud Gelar Sosialisasi Situs Bongal Dan Pembinaan Juru Pelihara Cagar Budaya Tahun 2021
Pfi adakan hunting foto di kampung sejahtera

News

PFI Medan Bagi Ilmu Fotografi kepada Anak-anak Kampung Sejahtera
Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM menerima hasil pembahasan pansus penanganan, pencegahan dan penyebaran covid-19 dari Ketua DPRD Kota Medan,Hasyim,SE di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (29/03).

News

Wali Kota Medan Terima Hasil Pembahasan Pansus Penanganan Pencegahan Dan Penyebaran Covid-19
Polisi Tetapkan Supir Avanza Tersangka Dalam Kecelakaan Maut Menewaskan 9 Orang

Hukum

Polisi Tetapkan Supir Avanza Tersangka Dalam Kecelakaan Maut Menewaskan 9 Orang
6 Lokasi Arung Jeram di Sumatera Utara

News

6 Lokasi Arung Jeram di Sumatera Utara

News

Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja Resmi Jabat Dir Reskrimum Polda Sumut