Berita Medan, makobar – Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya mendadak seperti orang hilang ingatan, sesaat setelah diamankan warga Botania Garden Blok F 4, Batam Centre, Batam, Sabtu (3/11/2018) pagi.

Pelaku diamankan setelah diduga hendak menculik bayi bernama Saskia Maharani yang masih berusia 16 bulan.

Seperti yang dilansir dari laman Tribun Medan, Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus kepada Kompas.com membenarkan adanya seorang perempuan yang diserahkan warga karena diduga akan melakukan penculikan anak.

“Masih dugaan, pelaku juga masih kami lakukan pemeriksaan di ruang penyidik,” kata Firdaus.

Baca Juga: Safii Mengaku jadi Korban Salah Tangkap Polisi

Firdaus mengatakan, dari pengakuan warga, kejadian ini berawal saat pelaku ketahuan menggendong Saskia Maharani yang merupakan anak dari Triono, warga Botania Garden.

Saskia biasa dititipkan orangtuanya kepada tetangga mereka yakni Yuliawati, saat kedua orangtuanya bekerja.

“Saat kejadian, pelaku pura-pura ramah dan langsung menggendong Saskia. Namun, saat akan diambil balik Yuliawati, pelaku malah enggan memberikannya,” kata Firdaus.

“Dan saat itulah Yuliawati berteriak hingga akhirnya didengar warga, dan warga langsung mengerumuni si pelaku,” kata Firdaus.

Melihat warga ramai berkumpul, pelaku langsung berpura-pura hilang ingatan hingga akhirnya dibawa dan diserahkan ke Polsek Batam Kota.

“Pelaku tidak kooperaktif, kami rencana akan membawa pelaku ke rumah sakit untuk memastikan kejiwaannya. Karena kalau dilihat dari penampilannya, pelaku terlihat sehat dan normal,” ujar Firdaus.

Anggota Patroli Polsek Batam Kota Aiptu A Ginting yang menjemput pelaku menyebut, pelaku sempat mengaku kalau ada tiga anak lagi yang sudah disekap pelaku.

Hanya saja, saat setengah jalan menuju ke lokasi penyekapan, pelaku kembali berpura-pura hilang ingatan.

“Tadi sempat diperiksa anggota saya dan pelaku mengaku ada menyekap tiga anak, namun saat kami menuju ke lokasi, pelaku malah berpura-pura hilang ingatan,” kata dia.

Padahal, sebelum pelaku mengaku ada menyekap tiga anak lagi, pelaku disebut selalu menyambung jika diajak bicara.

“Saat saya tanya di mana lokasi penyekapannya, pelaku ini langsung berlagak lupa dan seperti orang linglung,” ujar dia.

Sampai saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksan, bahkan untuk mempermudah pemeriksaan, Polsek Batam Kota mendangkat unit PPA Polresta Barelang. (mc/min/tribun)

Sumber Tribun Medan