Lakukan Demo, sejumlah mahasiswa di skorsing satu semester

Berita Gunungsitoli – Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Gunungsitoli Drs. Desman Telaumbanua, M.Pd mengeluarkan Surat Keputusan Pemberian Skorsing kepada Mahasiswa yang ikut pada demonstrasi di Kantor Yayasan Perguruan Tinggi (Yaperti) Nias tanggal 20 april 2015.

Delapan mahasiswa Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Gunungsitoli yakni : Mearo Zega, Sinema Zebua, Joko Puryanto Mendrofa, Lestariaman Humendru, Yusuf Eli Gulo, Sueli Waruwu, Derman Jaya Laia dan Faduhu’õ Tafona’õ, Secara resmi di non aktifkan selama 6 bulan oleh petinggi rektorat melalui Surat Keputusan Nomor : 27/KPTS IKGS/2018 tertanggal 23 April 2018.

Dalam surat tersebut, Mahasiswa itu dituding tidak membuat situasi tidak nyaman karena sering menuntut melalui demonstrasi dan para mahasiswa itu belum mendapat izin dari pengurus kampus jika ingin menyampaikan aspirasi

Rektor IKIP Gunungsitoli Desman Telaumbanua ketika dikonfirmasi, membenarkan SK tersebut sembari menjelaskan bahwa mahasiswa yang kena skorsing akan bisa aktif kembali usai waktu yang telah ditentukan didalam SK.

Baca Juga : LSM penjara desak Kalapas kelas II B Gunungsitoli Dicopot

Menurutnya bahwa sebelum menskors para mahasiswa itu, sebelumnya pihak rektorat IKIP Gunungsitoli sudah mengadakan rapat untuk meminta usul dan pendapat di tingkat Senat IKIP Gunungsitoli dan disimpulkan bahwa koordinator lapangan diberikan sanksi yakni skorsing selama satu semester.

Hingga berita ini dinaikkan belum ada tanggapan dari mahasiswa yang kena sanksi akademik akibat demontrasi tersebut. (mc/Drew)