Home / News

Rabu, 22 Juli 2020 - 16:01 WIB

KPK Diminta Tangkap Mantan Anggota DPRDSU Meilizar Latif

Medan, makobar.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera menangkap Melizar Latif, mantan anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara.

Tuntutan itu disampaikan oleh belasan massa mengatasnamakan Jaringan Keadilan Nusantara saat berunjukrasa di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu, (22/7/2020).

Dalam orasinya, Koordinator Aksi DPW Jaringan Keadilan Nusantara, Solahuddin Tanjung menyampaikan korupsi di Sumatra Utara tak akan pernah habis meski KPK terus melakukan penangkapan pelaku dari eksekutif maupun dari legislatif.

Bahwa ke-14 orang tersangka mantan anggota DPRD Sumut yang dalam waktu dekat ini akan ditahan pun bukan menjadi akhir pemberantasan tindak korupsi di Sumatra Utara.

“Komisi Pemberantasan Korupsi harus kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ke anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019, minimal 5 orang untuk memaksimalkan kerjanya. Salah satunya adalah Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut Meilizar Latif yang 2 periode menjadi anggota DPRD Sumut periode 2009 hingga 2019. Meski telah mengembalikan uang suap ke KPK, bukan berarti hal itu menghentikan proses hukum yang tetjadi,” ungkap Solahuddin.

Baca Juga  Pengurus BKMT Kecamatan se-Kota Medan Nyatakan Musdalub Tidak Sah dan Tolak Pengurus Baru

Karena itu, kata Solahuddin, DPW LSM Jaringan Keadilan Nusantara menuntut agar KPK menetapkan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut Meilizar Latif sebagai tersangka penerima uang suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho.

“Jika Meilizar Latif telah mengembalikan uang suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho ke KPK, berapakah jumlahnya,” tanya Solahuddin didampingi Koordinator Lapangan Irpan S.

Solahuddin juga meminta agar KPK membeberkan ke publik jumlah uang suap yang dikembalikan Melizar Latif.

Baca Juga  Duta Damai Sumut Luncurkan Buku Dilema Jemari

“Meilizar Latif tidak bisa dibiarkan bebas dari status tersangka, karena dia terlibat langsung dalam proses pembagian uang suap yang diperintahkan oleh Tahan Manahan Panggabean. Karena Meilizar Latif merupakan orang paling dekat Tahan Manahan Panggabean, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD sumut dan juga mantan Sekretaris Partai Demokrat Sumut. Meilizar Latif sama seperti Guntur Manurung mantan anggota DPRD Sumut yang sudah ditahan KPK,” ungkapnya.

Terakhir, kata Solahuddin, jika KPK tidak mengumumkan jumlah uang suap yang dikembalikan Meilizar Latif, dan tidak menetapkan statusnya sebagai tersangka, aksi unjuk rasa akan berlanjut ke Gedung Merah Putih KPK di DKI Jakarta. (mc/Jam)

Share :

Baca Juga

News

BBKSDA Sumut Periksa Kesehatan Harimau yang Tertangkap di Tapsel

News

Panwascam Medan Amplas Sosialisasi Pengawasan Partisipatif
IHSG Naik

Ekonomi

IHSG Naik 33,19 Poin ke Level 5.064,45 di Akhir Perdagangan

News

Personel Polres Tanjungbalai bagi-bagi Vitamin dan Masker
Protokol Kesehatan

Entertainment

Protokol Kesehatan Yang Harus Dipatuhi Hotel Saat New Normal

News

Minggu Keempat Agustus, Gempa Bumi Sudah Terjadi 21 Kali
RRI Surabaya Hentikan Operasional Akibat 54 Karyawannya Positif Covid-19

News

Update Corona, Di Sumut 3965 Sembuh dan 6827 Positif Serta 315 Meninggal Dunia
Prostitusi Artis

Hukum

Artis FTV Diduga Prostitusi Terselubung Diciduk Polisi di Medan