Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/2/2018).(Kompas.com/Robertus Belarminus)
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/2/2018).(Kompas.com/Robertus Belarminus)

Berita Nasional, makobar.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melimpahkan berkas penyidikan, KPK Akan Segera Adili 5 Anggota DPRD Sumut

Dilansir dari laman Kompas.com, kelimanya akan segera menjalani persidangan sebagai terdakwa.

“Berikutnya akan disusun dakwaan dan proses pelimpahan ke Pengadilan Tipikor,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Baca Juga : Diduga Terima Suap, KPK Tahan Bupati Cirebon

Kelima tersangka tersebut yakni, Rijal Sirait, Fadly Nurzal dan Rooslynda Marpaung. Kemudian, Rinawati Sianturi, dan Tiaisah Ritonga.

Persidangan rencananya akan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Sedangkan, untuk tersangka lainnya saat ini masih dalam proses penyidikan.

Dari total 38 anggota DPRR Sumut yang ditetapkan sebagai tersangka, hingga saat ini sudah 27 orang sudah ditahan.

Selama proses penyidikan ada lebih dari 200 saksi yang telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Baca Juga : 10 Orang Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK di Bekasi

Suap untuk ke-38 anggota DPRD Sumut itu terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Kemudian, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.

Para anggota dewan itu diduga menerima suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Dugaan fee dari Gatot untuk masing-masing anggota DPRD Sumut itu berkisar Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. (mc/min/Kompas)