Korupsi Pelaksanaan MTQ Ke 35 Tingkat Provinsi, Sekda dan Sekretaris BKD Asahan Diadili di PN Medan
Korupsi Pelaksanaan MTQ Ke 35 Tingkat Provinsi, Sekda dan Sekretaris BKD Asahan Diadili di PN Medan

makobar.com – Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Asahan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Provinsi Sumut, pada tahun 2015 ke Pengadilan Tipikor Medan.

Dalam kasus dugaan korupsi ini, penyidik telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Sofyan dan mantan Kabag Sosial Setdakab Asahan, Darwin Pane sebagai tersangka.

Terkait pelimpahan perkara tersebut, Kasipenkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian menjelaskan, Senin (30/10/2017) berkas kedua terdakwa sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, pada 23 Oktober 2017 lalu, dan berkas langsung diserahkan oleh Kasi Pidsus Asahan, Elon Pasaribu.

Baca Juga : Bupati Nganjuk Taufiqurrahman Bersama Sejumlah Orang Lainnya Terjaring OTT

Dikatakan Sumanggar Siagian, dengan pelimpahan ini, Jaksa hanya tinggal menunggu penetapan jadwal sidang dari Pengadilan Negeri Medan. “Jadwal sidang belum kita terima, kita tunggulah,” ujarnya, seraya menambahkan, saat ini kedua tersangka masih berada dalam Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta. “Tersangka tetap dalam penahanan penyidik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Sofyan dan Darwin Pane ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan dalam kasus dugaan korupsi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 35 tingkat Provinsi Sumut tahun 2015.

Sofyan dan Darwin sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak setahun lalu. Penetapan tersangka ini setelah penyidik menemukan dugaan korupsi dalam pelaksanaan MTQN ke-35 tingkat Provinsi Sumut yang digelar di Asahan. MTQN tingkat Provinsi Sumut ke-35 ini digelar di Kabupaten Asahan pada Agustus 2015 lalu. Kegiatan tersebut mendapat pagu anggaran Rp 9 miliar dengan rincian Rp 7 miliar dari APBD Asahan dan Rp 2 miliar dari APBD Sumut.

Baca Juga : Densus Anti Korupsi Polri Beroperasi Desember

Dalam penggunaan anggaran itu, diduga telah terjadi penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukan, dan juga ditemukan dugaan penggelembungan biaya. Berdasarkan audit, kerugian negara dalam kegiatan MTQ itu mencapai Rp 487 juta dari pagu anggaran Rp 9 miliar,” papar Jaksa Sumanggar Siagian, seraya menjelaskan sewaktu pelaksanaan MTQ, Sofyan menjabat Kabag Sosial Pemkab Asahan, ditunjuk sebagai Ketua Panitia dan Darwin Pane sebagai Sekretarisnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Sofyan dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Darwin Pane ditahan Kejaksaan Negeri Asahan, karena terbelit kasus penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke 35 tahun 2015 di Kabupaten Asahan. Kedua tersangka ditahan 20 hari ke depan di LP Tanjung Gusta Medan, pada Senin (9/10/2017) lalu. (mc/cu)