Korban Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Meninggal Dunia RS Adam Malik
Ilustrasi Kebakaran

Berita Medan – Tiga orang korban kebakaran ‎sumur minyak mentah di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh dirujuk ke RSUHP.Adam Malik, Medan, untuk mendapatkan pertolong medis yang lebih baik lagi.

‎”Tiga yang dibawa kemari, dua pasien sudah sampai, satu pasien lagi belum sampai karena sedang dalam perjalanan,” ungkap Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Masahadat Ginting kepada wartawan di Medan, Rabu (25/4/2018).

Masahadat mengatakan seorang korban bernama ‎Rafi AMD (39) warga Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, usai dirujuk dan dilakukan medis. Namun, Rafi menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan itu.

“Rafi mengalami luka sekujur tubuh dengan kondisi luka bakar 99 persen. ‎Masuk via IGD pukul 11.37 WIB,” ungkap Masahadat.

Baca Juga : Warga Teluk Aru Curhat ke Sihar Soal Kilang Minyak Tutup

Sementara itu, waktu yang sama seorang korban bernama Zainal Abidin (35) warga Dusun Kama Dingin, Kecamatan Ranto Peureulak tengah menjalani perawat medis dan dirawat di ruang IGD RSUPH Adam Malik, Medan.

“Saat ini Zainal masih mendapat penanganan medis dari dokter spesialis bedah plastik dan anastesi. Untuk lebih pasti dimana saja luka bakarnya belum kami dapatkan karena tim medis sedang menangani pasien,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah Sumur minyak diduga ilegal milik warga ‎di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh meledak, Rabu (25/4/2018). Akibatnya, belasan warga meninggal dunia dan puluhan warga lainnya mengalami luka bakar berat dan ringan. (mc/abg)