Home / LIngkungan

Sabtu, 10 April 2021 - 20:14 WIB

KOPASUDE Bersama Pemko Medan Melakukan Pendataan Lanjutan Titik Sampah Sungai Deli

KOPASUDE Bersama Pemko Medan Melakukan Pendataan Lanjutan Titik Sampah Sungai Deli

KOPASUDE Bersama Pemko Medan Melakukan Pendataan Lanjutan Titik Sampah Sungai Deli

makobar.com – Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli bersama Pandawa Kayak, Faji Medan kembali melanjutkan pendatan titik sampah yang berada di sempada Sungai Deli yang melintasi Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli dan Medan Labuhan, Sabtu (10/4). Dalam pendataan lanjutan ini, Kopasude juga melibatkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Kecamatan Medan Marelan, guna menunjukan titik-titik sampah yang ada di sempadan sungai deli.

Ketua Kopasude Agung Rizki mengatakan pihaknya kali ini bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan kecamatan, melakukan pengecekan langsung titik sampah yang berada di sempadan sungai deli yang melintasi Medan Marelan, Medan Deli dan MedanMedan Labuhan. Selama kurang lebih 2 jam mengarungi kawasan tersebut, tercatat sebanyal 25 titik sampah yang berada dikawasan sempadan sungai.

Baca Juga  10 Laut Terdalam di Dunia dan Penjelasannya

“Hari ini, kita berkolaborasi bersama beberapa komunitas, Kecamatan Medan Marelan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan terjun bersama-sama melihat kondisi titik-titik sampah yang bersada di sungai deli.” ujar Agung.

Dirinya memaparkan setelah melaksanakan pendataan titik sampah, pihaknya akan berkolaborasi bersama beberapa komunitas dan Pemko Medan, melakukan upaya proses pembersihan sempadan sungai deli.

“Sangat sayang sekali, potensi sungai deli sangat besar untuk ekowisata. Hari ini kita telah melihat langsung keasrian suasana sungai deli yang melintasi kawasan Medan Marelan, Medan Deli dan Medan Labuhan, begitu asri. Sampah dan pencemaran air menjadi permasalahan serius sungai deli agar bisa menjadi ekowisata. Perlu kesadaran banyak pihak dan berbagai elemen, baik itu masyarakat, komunitas, maupun Pemerintah bersama untuk membersikan sungai deli.”pungkas Agung.

Baca Juga  Populasi Murai Batu di Alam Liar Menyusut Karena Pemburuan

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan M Husni mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yg hari ini bersama – sama melakukan kaloborasi melakukan penanganan sampah di kawasan sungai Deli.

“Dinas kebersihan dan pertamanan bersama jajaran wilayah juga telah melakukan aksi Gotong royong masal (GoMas), diberbagai kawasan diantaranya Medan Deli, Medan Barat dan wilayah terkait sampah di Kawasan sungai deli,”ungkapnya.

Sembelumnya pada tanggal (31/3) yang lalu, Kopasude juga telah melakukan pendataan titik sampah sungai deli. Sepanjang 23,5 kilometer jarak sungai yang diarungi mulai dari Kecamatan Medan Johor, hingga Kecamatan Medan Marelan, ditemukan 74 titik buangan sampah di bantaran Sungai Deli.

(mc/an)

Share :

Baca Juga

Kemendikbud Gelar Sosialisasi Situs Bongal Dan Pembinaan Juru Pelihara Cagar Budaya Tahun 2021

LIngkungan

Kemendikbud Gelar Sosialisasi Situs Bongal Dan Pembinaan Juru Pelihara Cagar Budaya Tahun 2021

LIngkungan

Balai Wilayah Sungai Sumatera II Tidak Memiliki Data Faktual Sungai Deli

LIngkungan

Bronjol Taman Polonia Gagal Dibongkar, Masyarakat Sesalkan Komunikasi Pemerintah Kota Medan dan BWS
Walikota Medan Bobby Nasution Meninjau Pembangunan Yang Memakan Sempadan Sungai Deli

LIngkungan

Gerak Cepat Bobby Nasution Tuntaskan Masalah Sampah, Sungai Bedera
Bobby Nasution Tinjau Aliran Sungai Bedera Guna Mengatasi Banjir Kota Medan

LIngkungan

Bobby Nasution Tinjau Aliran Sungai Bedera Guna Mengatasi Banjir Kota Medan

LIngkungan

KLHK Lepasliarkan Suro Harimau Sumatera ke Habitat Alami di Kawasan TNGL
Sadiman, seorang ecowarrior berusia 69 tahun, berdiri di dekat bukit yang merupakan areal pertama yang ia tanam kembali dengan pepohonan 20 tahun lalu, di Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia,Foto: REUTERS

LIngkungan

Pernah disebut gila, pejuang lingkungan Indonesia mengubah perbukitan gersang menjadi hijau
BMKG Deteksi 30 Titik Panas di Sumatera Utara (Antara Foto)

LIngkungan

BMKG Deteksi 30 Titik Panas di Sumatera Utara