Home / Hukum

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:45 WIB

Komisi III DPR : Jaksa Agung Perintahkan Kejati Aceh ungkap KKN di PTPN I Langsa

Medan, makobar.comKomisi III DPR-RI meminta Jaksa Agung menginstruksikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengungkap tuntas KKN di PTPN I Langsa.

Selain KKN di BUMN tersebut, Komisi III DPR-RI juga meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengusut tuntas dugaan monopoli proyek yang dikuasai oleh perusahaan tertentu.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil menjawab wartawan lewat sambungan telepon, Rabu (29/7/2020).

Anggota DPR-RI dari Fraksi PKS ini berharap Jaksa Agung secepatnya memerintahkan Kejati Aceh, bahwa selaku aparat penegak hukum harus mampu membuktikan laporan masyarakat .

“Usut dan periksa laporan masyarakat itu. Jika cukup bukti lanjutkan ke pengadilan. Kalau tidak ada bukti KKN hentikan kasusnya,” tegas Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan Aceh tersebut.

Menurut Nasir Djamil, sebagai Anggota Komisi III DPR-RI yang membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan, Jaksa Agung ataupun Kejati Aceh harus dapat memberi kepastian hukum soal dugaan monopoli proyek di PTPN I Langsa tersebut.

“Pasalnya, masyarakat Aceh sangat berharap pihak Kejaksaan bisa dan harus mampu menuntaskan kasus dugaan korupsi di daerahnya tersebut,” kata Nasir memungkasi.

Baca Juga  Tahanan Kasus Narkotika Labuhanbatu Kedapatan Miliki Sabu-sabu

Sementara itu, Direktur Pusat Studi Pembaharuan Hukum dan Peradilan (Puspha) Muslim Muis meminta Kejati Aceh dapat mengungkap dugaan korupsi di perkebunan yang diduga melibatkan oknum pejabat PTPN I dan rekanan.

“Kalau Kajati mau, Saya rasa tidak sulit baginya untuk mengungkap dugaan korupsi di PTPN I,” ujarnya.

Untuk itu, kata Muis, pihaknya berharap Kejati Aceh secapatnya mengungkap kasus ini.

“Kita berharap dalam pekan ini, Kejati Aceh sudah bisa menetapkan siapapun yang terlibat merugikan keuangan negara termasuk seseorang berinisial CW (rekanan) dijadikan tersangka,” kata Muslim Muis.

Seperti diketahui sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Paras  melaporkan dugaan praktik KKN di PTPN I ke Kejati Aceh.

Bahkan, LSM Paras juga mendesak institusi hukum tersebut mengusut dan menangkap oknum yang terlibat.

Direktur Umum dan Bidang Hukum Paras Chairul dan Ariffani Kabid Hukum dalam pengaduannya ke Kejati Aceh menyebutkan, sekitar 90 persen paket pengadaan barang dan jasa di PTPN I Langsa diduga dikuasai dan dimonopoli oleh satu perusahaan tertentu.

“Semua paket pekerjaan yang ditenderkan sudah diatur, sehingga ada indikasi pemenang beserta harga penawaran sudah diatur oleh bagian lelang dan oknum Direksi di PTPN I,” ujar Chairul.

Baca Juga  Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu Sinergi dengan Media

Dijelaskannya, untuk mendapatkan proyek di PTPN I diduga terjadi bid ringing (persekongkolan tender) berdasarkan UU No 5 Tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Pasal 22 UU No 5 Tahun 1999 menyatakan pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan menentukan pemenang tender .

Selain soal KKN dalam proyek, LSM Paras juga menyinggung pemotongan gaji 5200 karyawan, tapi tidak disetor ke BPJS Ketenagakerjaan dan dugaan penyimpangan penggunaan minyak bersubsidi untuk pengangkutan truk BTS perusahaan.

Menindaklanjuti laporan dari LSM Paras, Kasipenkum Kejati Aceh Munawal SH  membenarkan, bahwa penyelidik Pidsus Kejati Aceh sedang memprioritaskan penuntasan dugaan korupsi jaminan hari tua di  PTPN I Langsa.

“Banyak laporan dugaan KKN di PTPN I Langsa dari masyarakat yang masuk ke Kejati Aceh. Tapi masalah jaminan hari tua, lebih dulu diprioritaskan. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan kasus dugaan monopoli proyek akan segera dituntaskan,” pungkas Juru Bicara Kejati Aceh tersebut. (mc/Jam)

Share :

Baca Juga

Hukum

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Psikotropika

Hukum

Wijaya Pemilik Sabu-sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Tanjungbalai

Hukum

David Pencuri Bra di Tanjungbalai Diringkus Polisi
Prostitusi Artis

Hukum

Gelar Perkara Kasus Dugaan Prostitusi Artis HH Digelar Malam Ini

Hukum

Polres Labuhanbatu Ringkus 3 Pengedar Sabu-sabu di Labusel

Hukum

Satlantas Polrestabes Medan Tilang 1.619 Pengendara

Hukum

Polsek Sunggal Ringkus 2 dari 4 Pencuri Sepeda

Hukum

Zulkarnain Pengedar Sabu-sabu Bagan Asahan Diringkus Polisi