Berita Medan, makobar – Kinerja Satres Narkoba Polres Serdangbedagai semester I Tahun 2019 (Januari-Juni) mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini terungkap pada rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) bulanan Gangguan Kamtibmas (GKTM) bulan Juli 2019 Polres Sergai dan jajaran Polsek yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos SIK MSi didampingi Wakapolres, Kompol Henri Ritson Sibarani, SE.

Anev yang digelar Senin 5 Agustus 2019 di Aula Patria Tama Polres Sergai itu turut dihadiri Kapolsek jajaran Polres Sergai dan Kasatres Narkoba Pokes Sergai, AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Dalam laporannya, hasil pelaksanaan tugas periode semester I Tahun 2019 oleh Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu memaparkan jumlah ungkap kasus tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap Satres Narkoba dengan Polsek Jajaran mulai Januari hingga Juni 2019 sebanyak 108 kasus dengan jumlah jumlah tersangka sebanyak 131 Orang dan barang bukti yang berhasil disita yaitu narkotika jenis sabu sebanyak 350,87 gram dan ekstasi sebanyak 20,1/4 butir pil dengan penyelesaian perkara sebanyak 102 kasus atau 94,44 %.

Selama periode semester I 2019 sebanyak 4 orang tersangka tertembak dikaki oleh personil Sat Narkoba dengan memberikan tindakan tegas dan terukur karena tersangka mencoba melawan pada saat penangkapan yaitu

“Dibandingkan dengan Januari-Juni 2018 yaitu jumlah ungkap kasus narkotika yang berhasil diungkap hanya sebanyak 56 kasus dengan jumlah tersangka 70 orang,barang bukti 160,87 gram dan ekstasi 0,48 gram dengan penyelesain perkara sebanyak 34 kasus atau hanya 60,71 %,” ujar AKP Martualesi.

Sehingga, lanjut dijelaskan mantan Wakapolsek Medan Barat ini, dari trend perbandingan kinerja semester I Tahun 2018 dengan Tahun 2019 mengalami peningkatan yaitu ungkap kasus narkotika sebanyak 52 kasus (93%), jumlah tersangka 61 Orang (87%), barang bukti sebanyak 190 grama dan penyelesain perkara sebanyak 68 kasus (200%).

“Karena itu, marilah pencapaian ini kita pertahankan dan kita tingkatkan lagi. Kami ucapkan terimakasih kepada kapolsek sejajaran yang berperan aktif dalam ungkap kasus tindak pidana narkotika, paling tidak kita mengambil peran dengan giat memberikan bimbingan penyuluhan sebagai edukasi kepada masyarakat. Sebab, dari data yang ada pada kami selama Januari-Juni 2019, kami Satres Narkoba telah mendatakan sebanyak 14 kali melakukan giat pembinaan dan penyuluhan (Binluh) dilakukan Satres Narkoba, Sat Binmas dan Polsek Dolok Masihul,” jelasnya.

Ke depan, kata Martualesi, kegaitan Binkuh tersenut akan ditingkatkan lagi.

“Kami harapkan ke depan para Kapolsek yang lain mendorong para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk giat memberikan bimbingan-bimbingan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat dengan harapan ke depan masyarakat semakin sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba sehingga pengguna narkotika akan semakin berkurang,” pungkas orang nonor satu di Satres Narkoba Polres Sergai ini.

Sementara itu, Kapolres Sergai, AKBP Juliarman mengapresiasi hasil ini.

“Tentu saya mengapresiasi kinerja Satres Narkoba Polres Sergai. Begitu pun, saya memerintahkan Kasatres Narkoba untuk meningkatkan patroli bersama Pol Airud di perairan wilkum (wilayah hukum) Polres Sergai,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, 4 Tersangka Narkotika yang terpaksa diberi tindakan tegas itu ialah :

Pertama, Mustaqim alias Taqim, ditangkap tanggal 15 Januari 2019 dengan barang bukti sabu seberat 5,8 gram.

Kedua, Sarwani alias Isar, ditangkap tanggal 25 Jan 2019 dengan barang bukti sabu seberat 18,78 gram.

Ketiga, Muhammad Joni alias Joni, ditangkap 13 Maret 20019 dengan barang bukti sabu seberat 26,94 gram.

Keempat, Deni Pranata alias Deni ditangkap 9 Juli 2019 dengan barang bukti sabu seberat 9,94 gram. (mc/Jam)