Kasus Murid Jilat WC, Ini Kata Kapolres Sergai
Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly melihat wc dijilat Bayu

Berita Sergai – Hebohnya pemberitaan M Bayu Pratama murid kelas 4 SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai yang nekat menjilati kloset kamar mandi (wc) karena tidak membawa tanah kompos.

Kasus sempat menghebohkan Sergai ini lantaran Repinna Marpaung guru kelas 4 tega menghukum muridnya dengan menyuruh menjilati wc membuat Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi anak tersebut.

Dalam meninjaunya langsung ke sekolah Bayu di mana AKBP Nicolas Ary Lilipaly bertemu langsung dengan pihak sekolah dan Bayu murid menjilati wc sekolah hanya tidak membawa tanah kompos.

Menurut Kapolres, kejadian itu disebabkan adanya faktor pembiaran Repinna Marpaung selaku oknum guru menyebabkan seorang murid melakukan hukuman dengan menjilat wc.

“Apabila kita lihat dari pengakuan beberapa saksi dan korban. Ada indikasi terjadinya faktor pembiaran,” terangnya.

Baca Juga : 

Menurutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, apabila terdapat unsur pidana maka Polres Serdang Bedagai akan melakukan upaya hukum secara pidana.

“Dari hasil penyelidikan apabila ada unsur pidana maka kita akan lakukan upaya hukum terhadap pelaku,” bilangnya.

Sementara itu, salah seorang Arman SH, Minggu (18/3) mengatakan ketegasan Kapolres Sergai AKBP Nicolas turun ke lokasi untuk melihat dan mendengar keterangan saksi dan korban atas kasus penghebohkan Sergai ini sangat ditunggu masyarakat.

“Masyarakat minta ada upaya dilakukan pihak kepolisian atas kasus ini sehingga jelas duduk permasalahannya,” terang Arman SH.(mc/ap)