Tanjungbalai, makobar.comKapolres  Tanjungbalai, AKBP Putu Yuda Prawira SIK MH menijau pengamanan vihara dan klenteng yang ada di kota tersebut.

Itu dilakukan orang nomor satu di Mapolres tanjungbalai ini untuk memastikan kekondusifan jalannya perayaan Ibadah Tahun Baru Imlek 2571 di wilayah hukumnya, Jumat, (24/1/2020).

Pada peninjauan tersebut, AKBP Putu Yuda didampingi oleh Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga, Danlanal Tanjungbalai Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin M.Sc (MS), Pasintel Lanal TBA Kapten Laut (S) Agustinus Yordan P, Pasops Lanal Kapten Laut (P) Bintar Arif W, Kabag Ops Kompol Ridwan, Kasat Lantas AKP P Butar-butar, Kasat Polair TP Sianturi, Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP S Harefa, para perwira dan staf Lanal, pejabat utama Polres Tanjungbalai dan personel.

“Peninjauan ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan jalannya ibadah Imlek di vihara-vihara yang ada,” ujar AKBP Putu di sela kunjungannya di Vihara Bhakti Maitreya.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini, dalam pengamanan tersebut, personel TNI-Polri dibantu oleh pemuda dari berbagai unsur agama.

“Kehadiran pemuda dari Agama Islam , Kristen, Hindu ikut membantu pihak TNI-Polri dalam menjaga keamanan pada malam perayaan imlek di sejumlah vihara menandakan umat beragama di kota Tanjungbalai,” jelas AKBP Putu.

Disebutkan Putu, para pemuda tersebut  ingin menunjukkan kepada pihak luar bahwa perayaan imlek berjalan aman dan tidak ada lagi permusuhan antara kaum di Kota Tanjungbalai.

“Oleh karena itu, dengan adanya pengamanan dari pemuda lintas agama ini diharapkan rekan mereka yang melaksanakan perayaan imlek dapat melaksanakan ibadah mereka dengan khidmat tanpa takut akan gangguan dari pihak luar,” sebut mantan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut ini seraya menambahkan pihak vihara sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemuda dan ormas lintas agama ini.

Selain itu, menurut Putu, bahwa keterlibatan pengamanan lintas agama pada ibadah hari raya keagamaan baik perayaan Natal, Imlek maupun Idul Fitri sudah menjadi rutinitas yang terus dipelihara sebagai gambaran toleransi antar umat beragama di Indonesia umumnya dan di Kota Tanjungbalai khususnya. (mc/Jam)