Home / News

Kamis, 21 Januari 2021 - 18:16 WIB

Jokowi Sahkan PP Pasukan Cadangan TNI Untuk Pertahanan Indonesia

Warga bisa ikuti seleksi menjadi komponen cadangan tni (foto:ilustrasi)

Warga bisa ikuti seleksi menjadi komponen cadangan tni (foto:ilustrasi)

makobar.com – Presiden Jokowi mengesahkan dan merestui peraturan pemerintah tentang perekrutan warga sipil menjadi komponen cadangan TNI. Nantinya para calon komponen cadangan harus melewati sederetan seleksi sebelum menerima tugas dan peralatan.

Seperti dilansir cnbcindonesia. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 3/2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang 23/2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.

Dalam pasal 1 dikatakan bahwa pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman serta gangguan terhadap keutuhan bangsa.

Ruang lingkup aturan ini meliputi penyelenggaran Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), pembinaan dan kerja sama dalam pelaksanaan pengabdian sesuai profesi, pengelolaan komponen pendukung, pembentukan, penetapan dan pembinaan komponen cadangan, hingga mobilisasi dan demobilisasi.

Baca Juga  Lagi, Polri Kedepankan Restorative Justice dalam Kasus UU ITE Siswi SMA di NTT

Khusus komponen cadangan, terdiri dari warga negara yang dalam hal ini WNI, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional.

Pembentukan komponen cadangan dari unsur warga negara akan dikelompokkan menjadi komponen cadangan matra darat, komponen cadangan matra laut, dan komponen cadangan matra udara.

Mereka akan mengikuti tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi, pelatihan dasar kemiliteran, dan penetapan. Setelah lulus seleksi administratif, maka calon komponen cadangan berhak mengikuti seleksi kompetensi.

Mereka nantinya wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama tiga bulan. Pelatihan ini akan menjadi tanggung jawab menteri dan dilaksanakan langsung oleh Panglima TNI.

Selama mengikuti pelatihan dasar kemiliteran, calon komponen cadangan akan memperoleh uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan, dan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Baca Juga  Personel Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Pencurian Kabel

Mereka juga akan mendapatkan perlengkapan perseorangan lapangan paling sedikit terdiri dari pakaian dinas lapangan, sepatu lapangan, topi lapangan, serta ransel tempur.

Peserta yang lulus akan diangkat menjadi komponen cadangan dan mengacu pada penggolongan pangkat TNI.

Komponen cadangan yang telah dilantik nantinya berhak mendapatkan uang saku selama menjalani pelatihan, tunjangan operasi pada saat mobilisasi, rawatan kesehatan, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian, serta penghargaan.

Komponen cadangan juga bisa diberhentikan dengan hormat apabila telah menjalani masa pengabdian sampai usia 48 tahun, sakit yang menyebabkan tidak dapat melanjutkan tugas, gugur, atau tidak ada kepastian setelah 6 bulan sejak dinyatakan hilang dalam tugas. (mc/yud)

Share :

Baca Juga

News

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pemprov Sumut Gelar Doa Bersama Lintas Agama secara Serentak

News

Jendral Polisi yang 2 Tahun Lagi Pensiun Kemungkinan Duduki Posisi Kabareskrim
Permadi arya alias abu janda

Hukum

Petinggi Banser Keluarkan Pernyataan Keras Atas Kasus Permadi Arya

News

Melfan Tanjung: Saya yang Awalnya Tegur Arpan Bukan Bupati

News

Polres Tanjungbalai Patroli di 7 Warnet
Protokol Kesehatan

Entertainment

Protokol Kesehatan Yang Harus Dipatuhi Hotel Saat New Normal

News

BPODT Harus Tegas Untuk Percepat Pembangunan Pariwisata di Danau Toba
Polda Sumut Rutin Semprotkan Desinfektan Cegah Covid19

News

Polda Sumut Rutin Semprotkan Desinfektan Cegah Covid19