Finance, makobar.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan jelang akhir pekan diprediksi masih melemah. IHSG diprediksi akan bergerak di level 5.820-5.900.

“Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.820-5.900,” demikian seperti dikutip Panin Sekuritas, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya, IHSG ditutup menurun sebesar -41,12 poin (-0.69%) menuju level 5.871,95 pada perdagangan Kamis 13 Februari 2020. Masih alami tren menurun dan nyaris tanpa sentimen baru selain kepanikan investor lokal akan kondisi perdagangan yang kian menyepi.

Baca Juga : Investasi Aman di Reksadana Berikut 4 Tips Memilih Reksadana terbaik

“Namun kami masih menemukan hal menarik dari net buy asing pada saham-saham perbankan, walaupun masih belum merekomendasikan saham-saham tersebut karena belum masuk bottom price,” tulisnya.

Baca Juga :  IHSG Melemah 3,25% ke Level 3.972

Dilansir dari laman okezone, secara teknikal IHSG kembali masuk area oversold, diperkirakan paling lambat pekan depan akan terjadi technical rebound.

Berikut beberapa rekomendasi saham pada perdagangan hari ini:

BUVA

Trend Following: Menguat di atas support MA5 dan MA20, koreksi kemarin terbatas di atas support tersebut dan volume kecil.

Rekomendasi: Buy 80-85, TP 90-94, stop loss <78.

Support: 78. Resistance: 90.

HRUM

Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang mengindikasikan pembalikan arah untuk jangka pendek.

Rekomendasi: Speculative buy 1.100-1.150, TP 1.200-1.250, stop loss <1.080.

Support: 1.080. Resistance: 1.200.

KINO

Testing Resistance: Menguji resistance pada 3.100, jika mampu breakout maka penguatan berlanjut.

Rekomendasi: Buy on breakout 3.100, TP 3.250-3.300, stop loss <2.870.

Baca Juga :  IHSG Ditutup Anjlok 139,59 Poin

Support: 2.870. Resistance: 3.250.

MLIA

Resistance Breakout: Mengakhiri sideways dengan breakout resistance pada 484, kini menguji resistance baru pada 500.

Rekomendasi: Buy and hold >484, TP 525-600.

Support: 484. Resistance: 500.