Gunung Merapi Kembali Tunjukkan Aktivitas Vulkaniknya
Gunung Merapi (Foto : Reuters)

Yogyakarta, makobar.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan telah terjadi satu kali guguran lava pijar meluncur dari Gunung Merapi ke arah hulu Kali Gendol pada Senin, (1/4/2019).

BPPTKG melalui akun Twitter resminya menyebutkan satu kali guguran lava yang memiliki jarak luncur 380 meter itu terpantau berdasarkan periode pengamatan melalui CCTV mulau pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Dalam rentang waktu itu, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dengan tinggi 150 meter di atas puncak kawah Merapi.

Pantauan cuaca di Gunung Merapi berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dengan suhu udara 16-21 derajat Celsius, kelembapan udara 69-87 persen, dan tekanan udara 568,5-709 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas yang jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Selanjutnya, masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG, atau ke Kantor BPPTKG (mc/min/mtc)