Home / Hukum / News

Selasa, 2 Maret 2021 - 17:33 WIB

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Belum Diperiksa KPK

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Belum Diperiksa KPK

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Belum Diperiksa KPK

makobar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan orang lainya, pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap infrastruktur.

“Sampai sejauh ini kami tidak melakukan pemeriksaan lagi, karena saat ini masih tahap isolasi sebelum masuk kepada tahanan yang lain,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dilansir suara.com, Selasa (2/3/2021).

Ghufron menjelaskan, pemeriksaan terhadap Nurdin dan dua tersangka lainnya sengaja ditunda, karena berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan KPK.

“Kami isolasi mereka, dispesialkan untuk tidak bertemu yang lain, bukan karena sesuatu hal, tapi untuk menghindari kontak supaya tidak terjadi penularan Covid-19 yang merupakan bagian protokol kesehatan,” kata dia.

KPK hari ini telah menggeledah sejumlah tempat. Lokasi yang digeledah di antaranya adalah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulsel, rumah jabatan serta rumah pribadi Nurdin Abdullah di Kompleks Perdos Unhas Tamalanrea.

Baca Juga  Bobby Nasution Menantu Presiden Resmi Dilantik Menjadi Walikota Medan

Di Kantor Dinas PUTR Sulawesi Selatan penyidik KPK menggeledah dan menyegel dua ruangan, Ruangan Kepala Dinas PUTR Rudy Djamaluddin dan Sekretaris Dinas PUTR Edy Rahmat.

Menanggapi hal itu, Ghufron mengatakan belum mendapat laporan terkait barang dan dokumen yang didapatkan KPK. Namun dia memastikan penggeledahan dilakukan guna mengumpulkan alat bukti dalam perkara ini.

“Sejauh ini kami belum mendapatkan laporan, tapi teman-teman tentu semuanya bergerak untuk mengumpulkan alat bukti,” ujarnya.

KPK telah menetapkan Nurdin Abdullah, Sekdis PUTR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat dan Agung Sucipto selaku Direktur PT Agung Perdana Bulukumba sebagai tersangka atas kasus dugaan suap, pada Minggu (28/2/2021).

Nurdin dan Edy diduga menerima uang sebesar Rp 2 miliar dari Agung. Dana itu ditujukan Agung sebagai pelicin, guna memuluskan jalannya mendapatkan kembali sejumlah proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan tahun anggaran 2021.

Baca Juga  Edy Rahmayadi KLB Demokrat tidak Sah dan Tak Berizin

Atas kasus ini, Nurdin dan Edy sebagai terduga suap, dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara Agung sebagai terduga pemberi suap, dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP
(mc/an)

Share :

Baca Juga

SAR Nias Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Nias Selatan Yang Hilang Dengan Selamat

News

SAR Nias Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Nias Selatan Yang Hilang Dengan Selamat
Bareskrim Polri dan Ombudsman Siap Bergandengan Tangan Perbaiki Pelayanan Publik

News

Bareskrim Polri dan Ombudsman Siap Bergandengan Tangan Perbaiki Pelayanan Publik
Edy Rahmayadi : Peran Swasta Penting Tingkatkan Testing dan Tracing

News

Edy Rahmayadi : Peran Swasta Penting Tingkatkan Testing dan Tracing
Fantastis, Populasi Orang Superkaya Indonesia Melonjak 67 Persen di Tengah Pandemi ( foto: shutterstock.com)

News

Fantastis, Populasi Orang Superkaya Indonesia Melonjak 67 Persen di Tengah Pandemi
Prostitusi Artis

Hukum

Polisi Dalami Artis Terlibat Prostitusi yang Ditangkap di Medan
Chord Gitar Lagu Someone You Loved by Lewis Capaldi, Kunci C: Now the Day Bleeds into Nightfall

Chord gitar

Chord Gitar Lagu Someone You Loved by Lewis Capaldi, Kunci C: Now the Day Bleeds into Nightfall
Romy Pasaribu Pimpin IWO Sibolga-Tapteng

News

Romy Pasaribu Pimpin IWO Sibolga-Tapteng
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

News

Kabar Baik dan Buruk Soal Gaji Pekerja di Awal 2021