Ilustrasi Pekerja Seks Komersil
Ilustrasi Pekerja Seks Komersil

Berita Medan, makobar – Seorang gadis 17 tahun diperkosa oleh tiga pria tidak dikenal seusai berpacaran.

Kejadian tersebut menimpa remaja asal Kabupaten Lebong, Bengkulu, Sabtu Malam (19/11/2018).

Dilansir dari Kompas.com awalnya kekasih korban, RM menjemput korban di rumahnya pada pukul 21.00 WIB.

Sekitar pukul 22.00 WIB, kendaraan diparkir jauh hingga ratusan meter dari badan jalan.

Dua sejoli itupun lantas berpacaran layaknya hubungan suami istri.

Mereka pun terpergok oleh empat pria antara lain IW, DA, RF, dan A.

Seketika itu, pacar korban kaget lalu melarikan diri dan meninggalkan korban seorang diri sekitar pukul 22.30 WIB hingga ia diperkosa oleh tiga dari empat laki-laki tersebut.

Baca Juga: Siswi SMP Ini Dicekoki Miras dan Diperkosa 4 Pria Bergantian

Seperti yang dilansir dari laman Tribun Medan, Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra, melalui Kasat Reskrim Iptu Teguh Ari Aji mengatakan, saat ini kasus itu tengah ditangani unit PPA Sat Reskrim Polres Lebong.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan lima tersangka kasus pemerkosaan termasuk kekasih korban.

Namun, saat ini polisi baru menangkap empat dari lima tersangka.

Keempatnya yaitu berinisial RM (17) warga Kelurahan Turan Lalang, IW (28) warga Kelurahan Mubai, DA (32) warga Kelurahan Taba Anyar, Kecamatan Lebong Selatan, dan RF (24) warga Pungguk Pedaro, Kecamatan Bingin Kuning.

Sedangkan A (24) Warga Kelurahan Mubai, berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dilansir dari Tribunnews.com adapun peran masing – masing tersangka, yaitu RM yang juga pacar korban melakukan perbuatan persetubuhan.

IW dan DA melakukan tindak pencabulan.

A diduga dalang pemerkosaan sekaligus pencurian terhadap barang korban

Sedangkan, RF menjadi tersangka melakukan pembiaran atas kejadian nahas tersebut.

Gadis 19 Tahun Disetubuhi Bergilir setelah Kenalan Lewat Facebook

Sementara itu, di Sumatera Utara, Nurliani (19) tidak menyangka perkenalan di media sosial dengan Alpin Trio Tanjung akan berujung petaka.

Nurliani disetubuhi secara bergiliran oleh Aplin dan temannya, Ridwan.

Kemudian, Nurliani ditinggalkan begitu saja usai disetubuhi secara paksa oleh kedua pelaku.

Lantaran ulahnya ini, petugas Polres Padangsidimpuan akhirnya menangkap Alpin di kediamannya Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (11/11/2018).

Sedangkan pelaku lainnya, Ridwan, saat ini masih melarikan diri dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Di Mapolres Padangsidimpuan, Senin (12/11/2018), Alpin hanya bisa tertunduk lesu ketika digiring oleh petugas.

Menurut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, Alpin dan Nurliani awalnya berkenalan lewat media sosial Facebook.

Pada Sabtu (10/11/2018) malam, keduanya janjian bertemu di pasar tradisional di Padangsidimpuan.

Nurliani pun memenuhi ajakan itu karena memang ingin belanja di lokasi.

Saat itu, Alpin dan Ridwan telah menunggu Nuriani.

“Setelah jumpa, kedua pelaku langsung membawa korban ke Sipirok dengan sepeda motor,” kata Hilman.

Sesampainya di Sipirok, kedua pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan badan.

Namun, korban menolak.

Namun karena kalah tenaga, Alpin dan Ridwan berhasil melancarkan aksi bejatnya.

“Korban tidak mau lalu kedua pelaku memaksa,” kata Hilman.

Tak sampai di situ, kedua pelaku membawa korban kembali ke Padangsidimpuan.

Mereka pun membawa korban ke salah satu hotel dan kembali menyetubuhi Nurliani secara bergiliran.

“Di hotel itu keduanya juga mencabuli korban,” kata Hilman. (mc/min/tribun)

Sumber Tribun Medan