Home / News

Rabu, 29 Juli 2020 - 20:38 WIB

FKPT Sumut Gelar Dialog Peran Perempuan Agen Perdamaian

Medan, makobar.com-Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatra Utara menggelar dialog peran perempuan agen perdamaian dalam pencegahan terorisme dan radikalisme.

Dialog yang dilaksankan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah secara ketat di Hotel Miyana, Jalan H Anif No. 28, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Rabu, (29/7/2020) itu dihadiri oleh 90 peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya.

“Dialog ini bertujuan untuk memaksimalkan peran perempuan sebagai agen perdamaian dalam pencegahan terorisme dan radikalisme,” ujar Ketua FKPT Sumut, Drs Ishaq Ibrahim MA seperti dihimpun makobar.com.

Selain itu, Ketua FKPT Sumut berharap lewat dialog ini, perempuan benar-benar paham perannya sebagai agen perdamaian dalam pencegahan terorisme dan radikalisme.

“Dan harapannya lewat kegiatan ini, perempuan yang hadir dalam dialog bisa mentransfer pengetahuannya kepada keluarga dan lingkungannya masing-masing dalam pencegahan terorisme,” kata orang nomor satu di FKPT Sumut ini.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pemulihan Korban Aksi Terorisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Roedy Widodo dalam kesempatannya menyampaikan bahwa terorisme menjadi ancaman bagi peradaban modern.

Baca Juga  USU Kukuhkan 981 Wisudawan dalam Wisuda Daring Periode III 2019/2020

“Terorisme merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia tanpa memandang RAS dan negara. Agama hanya dijadikan sebagai alat dan kendaraan. Agama dan suku dijadikan sebagai sarana untuk melakukan tindakan, motivasinya dalam melakukan niat dan menyampaikan gagasan tentang paham radikalisme,” katanya.

Terorisme, lanjut dijelaskannya, tidak dibenarkan oleh negara, hukum dan agama apa pun.

“Kearifan lokal diyakini dapat menangkal radikalisme dan dapat dijadikan kontrol sosial. Sedangkan perempuan punya posisi yang vital dan peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Perempuan bisa menjadi partner diskusi di tengah keluarga bersama anak-anak dan suami. Perempuan bisa menjadi filter awal dari setiap kejanggalan dalam keluarga masing-masing. Perempuan (Ibu) berperan sebagai benteng dari pengaruh paham dan ideologi yang menyasar anak usia dini,” jelas Kolonel Roedy Widodo.

Penanggulangan terorisme, katanya, tidak bisa jika hanya dilakukan oleh aparat kepolisian, TNI, dan BNPT semata.

“Sinergi yang kuat dengan masyarakat, dalam hal ini diharapkan simpul-simpul organisasi perempuan sangat dibutuhkan untuk menjadi agen perdamaian dan bersama-sama melawan radikalisme dan terorisme,” pungkasnya seraya memaparkan akar radikalisme positif dan negatif.

Baca Juga  Kenangan Ivan Gunawan Bersama Sang Ayah

Hal senada juga diungkapkan Kabid Perempuan dan Anak FKPT Aceh, Suraiya Kamaruzzaman.

Menurutnya, tren global dan tren Indonesia dalam gerakan paham radikalisme dan terorisme

atau gerakan ekstremisme di Indonesia dimulai sejak 1980 dan memiliki perkembangan dari tahun ke tahun.

“Periodisasi 1980-1992; 1993-2004; 2008-2016; dan sejak 2018 menerapkan family based terrorism,” ungkpanya.

Pergeseran ideologi di internal kelompok afiliasi dengan isis, pergeseran makna jihad di kalangan kelompok radikal dari jihad tandim (diketahui pimpinan/berdasarkan fatwa) menjadi jihad fardiah (setiap orang bisa melakukan jihad) dan jihad dhafi (defensif dari asing),” katanya.

Pada bagian akhir, FKPT dan pembicara serta peserta dialog antara lain menyepakatai rencana tindak lanjut dari kegiatan tersebut untuk mengajak keluarga, memberi pengarahan apa yang harus dilakukan; kemudian di organisasi, dalam kehidupan kita setiap manusia punya prinsip aku adalah kamu, kamu adalah aku, kita dari sumber yang sama. (mc/Jam)

Share :

Baca Juga

News

Bawaslu Sebut Kinerja PPDP di Medan tidak Profesional

News

Ops Patuh Toba, Dirlantas: Target Kita Pelanggaran Lalin yang Berpotensi Kecelakaan

News

Kapolres Tanjungbalai : Tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat

News

Kampus USU Perpanjang Lockdown Hingga 8 Agustus

News

Guru SMPN 19 Provokasi Siswa untuk Menolak SKPI
Protokol Kesehatan

Entertainment

Protokol Kesehatan Yang Harus Dipatuhi Hotel Saat New Normal
Jenazah Reaktif Corona di Medan Dimakamkan Masih Pakai Daster

News

Jenazah Reaktif Corona di Medan Dimakamkan Masih Pakai Daster

News

KPK Diminta Tangkap Mantan Anggota DPRDSU Meilizar Latif