Home / Internasional / News

Senin, 2 November 2020 - 03:55 WIB

Empat Hari Menjelang Pilpres, Amerika Serikat Catat Lonjakan Tertinggi Covid-19

makobar.com – Lonjakan kasus Covid-19 di Amerika Serikat semakin membuat rumah sakit kewalahan dan melampaui kapasitas rumah sakit ketika pemilu AS tinggal menghitung hari.

Pada Jumat, empat hari sebelum pilpres AS, Amerika Serikat mencatat 100.000 kasus baru Covid-19. Angka ini mencatat lonjakan tertinggi kasus virus corona dalam sehari di seluruh dunia.

Total Amerika Serikat menderita 9 juta kasus Covid-19 sampai Jumat, atau sebanding hampir 3% dari populasi dengan hampir 229.000 kematian sejak wabah pandemi awal tahun ini, menurut laporan Reuters, 31 Oktober 2020.

Otoritas kesehatan AS pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa 100.233 orang telah dites positif Covid-19 selama 24 jam terakhir.

Penghitungan hari Jumat menetapkan rekor harian Covid-19 tertinggi di AS untuk kelima kalinya dalam 10 hari terakhir, melampaui lonjakan harian tertinggi sehari sebelumnya, yakni 91.248 kasus baru.

Laporan itu juga mewakili jumlah korban harian nasional tertinggi di dunia selama pandemi, melebihi rekor 24 jam lonjakan kasus harian India sebesar 97.894 yang tercatat pada September.

Pada Jumat belasan negara bagian secara individual melaporkan jumlah rekor kasus harian baru.

Kasus serius Covid-19 juga meningkat, karena rumah sakit di enam negara bagian melaporkan memiliki pasien terbanyak yang menderita penyakit tersebut sejak pandemi dimulai. Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit telah meningkat lebih dari 50% pada Oktober menjadi 46.000, tertinggi sejak pertengahan Agustus.

Baca Juga  Long COVID, Hantui Pasien yang Telah Dinyatakan Sembuh

Di antara negara-negara bagian yang paling terpukul adalah negara-negara bagian yang paling diperebutkan dalam kampanye antara Presiden Republik Donald Trump dan Capres Demokrat Joe Biden, yakni Michigan, North Carolina, Ohio, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Lebih dari 1.000 orang meninggal karena virus pada hari Kamis, ketiga kalinya jumlah kematian harian melebihi jumlah itu bulan ini, dan laju kematian diperkirakan akan terus meningkat. Covid-19 mengklaim setidaknya 926 lebih banyak kematian pada hari Jumat.

Model prediksi terbaru Universitas Washington memproyeksikan jumlah korban jiwa, yang telah bertahan pada kecepatan bulanan lebih dari 22.000 untuk sebagian besar bulan Oktober, akan mulai naik bulan depan menuju rekor baru lebih dari 72.000 pada bulan Januari.

Proyeksi bulan Januari oleh Institute for Health Metrics and Evaluation akan melampaui hampir 61.000 kematian pada bulan April ketika pandemi pertama kali meledak di Amerika Serikat dan membanjiri rumah sakit di New York City.

Joe Biden dan rekan Demokrat-nya di Kongres telah mengkritik Presiden Trump atas penanganan krisis kesehatannya.

Di Dewan Perwakilan Rakyat AS, Demokrat merilis sebuah laporan pada hari Jumat yang mengutuk respons pandemi pemerintahan Trump sebagai “salah satu di antara banyak kegagalan kepemimpinan terburuk dalam sejarah Amerika”.

Baca Juga  Update Corona Tambah 1.616 Jakarta jadi 348.591 Kasus

“Setidaknya 6 juta orang Amerika telah jatuh ke dalam kemiskinan dan jutaan lainnya menganggur,” kata laporan itu.

Laporan sementara setebal 71 halaman oleh staf Demokrat dari Sub-komite Pemilihan DPR untuk Krisis Virus Corona juga mengatakan para penyelidik mengidentifikasi lebih dari 60 kejadian di mana pejabat administrasi Trump menolak atau mengesampingkan saran ilmuwan top demi memajukan kepentingan politik presiden.

“Tanggapan pemerintah terhadap krisis ekonomi ini telah menguntungkan perusahaan besar dan orang Amerika yang kaya, sementara meninggalkan banyak masyarakat yang kurang beruntung dan usaha kecil yang berjuang,” kata laporan itu.

Setelah dirawat di rumah sakit karena Covid-19 pada awal Oktober, Trump melanjutkan kampanye besar-besaran yang menarik ribuan pendukung yang berkumpul dan banyak yang tidak mengenakan masker. Kampanye Trump mengatakan aksi unjuk rasa aman dan bahwa masker serta jarak sosial dipatuhi.

Investigasi CNN menemukan bahwa 14 dari 17 negara bagian yang disurvei menunjukkan peningkatan tingkat kasus Covid-19 baru satu bulan setelah menjadi tuan rumah acara kampanye Donald Trump.

(mc/tempo)

 

 

 

Share :

Baca Juga

UU ITE

News

UU ITE Berikan Kemampuan untuk Tangani Permasalahan Digital
Rumah Direnovasi Bobby Nasution, Nek Sarifah Puasa Tiga Hari

News

Rumah Direnovasi Bobby Nasution, Nek Sarifah Puasa Tiga Hari

News

Ribuan Lumba-Lumba Terlihat di Perairan Pantai Barat Tapanuli Selatan, Satu Ekor Mati Terdampar

News

Amankan Pilkada, 3.824 Personel Disiagakan Polda Sumut

News

Pusat Riset Ilmu Kepolisian USK Beri Penghargaan ke Kapolres Lhokseumawe
Vica Natassya Andayana

Artikel

Dalam 16 Hari Vica Bisa Hasilkan Rp 16 Juta dari Bisnis AFC
Kabareskrim Harap Netizen yang Ditegur Polisi Virtual Langsung Hapus Konten, Bukan Berdebat

Hukum

Kabareskrim Harap Netizen yang Ditegur Polisi Virtual Langsung Hapus Konten, Bukan Berdebat
Foto tersangka MT (sumber medanbisnisdaily.com

News

Ibu Kandung Pelaku Pembunuhan 3 Anak di Nias Utara Meninggal