Home / News

Jumat, 2 Oktober 2020 - 17:35 WIB

Dokter Mahyono Sahabat Gubsu Meninggal karena COVID-19

Medan, makobar.com-Dokter Mahyono, sahabat Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dikabarkan meninggal karena COVID-19.

Kabar duka tentang dokter tersebut semakin menambah daftar panjang tim medis yang meninggal karena terjangkit COVID-19.

Dokter Mahyono meninggal dunia, di Rumah Sakit Royal Prima, Kamis (1/10/2020).

Gubernur Edy Rahmayadi melepas jenazah dokter Mahyono yang juga mantan Ketua Umum PSMS Medan di Rumah Sakit Royal Prima Medan, Jalan Ayahanda Medan, Sumut.

Pelepasan jenazah dokter spesialis bedah anak itu dilaksanakan di baseman RS Royal Prima, dengan terlebih dahulu menggelar salat jenazah.

Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengucapkan duka mendalam atas kepergian dokter Mahyono yang merupakan sahabatnya itu.

Menurut Edy, sosok Mahyono merupakan orang baik dan penolong.

“Innalillahi wainnailaihi raji’un, saudara kita, Mahyono hari ini telah dipanggil oleh Allah SWT. Kami, kita sangat berduka atas kepergian beliau,” kata gubernur Edy
Rahmayadi memulai sambutannya pada acara pelepasan jenazah dokter Mahyono.

Dikatakan Edy, selama mengenal dokter Mahyono, dia merupakan sosok orang baik, secara pribadi maupun sebagai dokter.

Baca Juga  Arab Saudi Gratiskan Biaya Perawatan Covid-19 Bagi TKI

Sosok Mahyudi sebagai dokter spesialis bedah anak, dikenal Edy rajin membantu masyarakat bahkan tanpa pamrih.

“Tidak ada yang bisa saya ucapkan selain kata selamat jalan sahabatku. Doa doa sudah kita kirim kepada beliau, semoga beliau ditempatkan ditempat terbaik oleh Allah SWT,” ujar Edy dengan nada serak.

Bagi Edy, sosok dokter Mahyono adalah sahabat. Terlebih mereka pernah bersama-sama membangun klub sepak bola kebanggaan masyarakat Medan yakni PSMS.

“Bahwa kita merasa kehilangan. Saya waktu menjadi Pangdam I Bukit Barisan menangani PSMS bersama beliau. Saya tahu betul beliau, dimana pun orang sakit siapa pun, pasti beliau bantu obati,” ungkapnya.

Sebelum jenazah dibawa ke pemakaman, Edy Rahmayadi mengajak seluruh hadirin untuk mengirimkan surah Al-fatihah kepada dokter Mahyono dengan memimpin langsung pembacaannya.

“Saya ajak hadirin semua untuk mengirim alfatihah kepada sahabat saya ini, Al-fatihah..,” ucap Edy.

Baca Juga  Panen Jagung, Kalapas: Ini Bentuk Kita Dukung Ketahanan Pangan

Diketahui sebelumnya, dokter spesialis bedah anak Mahyono meninggal dunia di Rumah Sakit Royal Prima Medan pada pukul 11.03 WIB, Kamis (1/10/2020).

Dokter Mahyono meninggal setelah menjalani perawatan selama 10 hari lantaran terpapar viru Covid-19.

Selain sebagai dokter, Mahyono juga pernah menggawangi PSMS Medan menjabat sebagai Ketua Umum mulai musim 2015.

Namun, pada awal 2017 dia memilih mengundurkan diri dengan alasan kesibukannya sebagai dokter ahli bedah.
Hal itu diketahui dari pesan yang disebarkan Razoki Lubis, Sekretaris Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut (BKB Sumut). Dokter Mahyono menjabat sebagai Ketua BKBS Sumut.

“Innalillahi wainnaili rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah TS Saudara kita dr.Mahyono,Sp.B.,Sp.BA. (Ketua Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut (BKBSU) Pkl 11.03 di rs Royal Prima. Semoga Husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Aamiin.”
Dokter Mahyono juga dikenal di dunia sepak bola Sumut karena pernah menjabat Ketua Umum PSMS. (mc/fan)

Share :

Baca Juga

News

Promo Adaptasi Baru, Grand Arabia Hotel Gandeng Radio

News

Polres Tanjungbalai Amankan 48 Pengunjung Kafe

News

Di Medan, Dokter Kembali Meninggal Dunia Karena Covid-19

News

Kapolres Terima Audiensi RMTH Kota Tanjungbalai

News

Rektor USU Dikabarkan Negatif Terpapar Virus Corona

News

Unjuk Rasa di Polda Sumut, Ini Permintaan Keluarga Cokna

News

Kapolres Tanjungbalai ajak Tokoh Agama Jaga Toleransi

News

DPP Pemuda NKRI Nasional Resmi Deklarasikan Diri